Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINE

Massa Aksi Menduga Kelangkaan BBM di Gorontalo Berkaitan dengan Tambang Emas Ilegal

×

Massa Aksi Menduga Kelangkaan BBM di Gorontalo Berkaitan dengan Tambang Emas Ilegal

Sebarkan artikel ini
Kelangkaan BBM Gorontalo
Situasi demo di depan Polda Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Situasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi belakangan ini di Gorontalo memicu gelombang protes dari masyarakat. Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Forum Pemuda Gorontalo kemudian mengelar demonstrasi di Mapolda Gorontalo pada Rabu (14/10/2026).

Dalam aksi tersebut, para pendemo menyampaikan tuntutan agar pihak berwenang segera menindaklanjuti dan mengatasi masalah kelangkaan BBM yang dirasakan semakin memberatkan masyarakat.

Mereka menyebutkan bahwa, antrean panjang di pom bensin terjadi hampir setiap hari, bahkan hingga terpaksa menunggu berjam-jam, sementara kebutuhan BBM sangat mendesak untuk aktivitas harian.

Koordinator Aliansi Forum Pemuda Gorontalo, Arya Syahrain mengatakan bahwa terkait persoalan kelangkaan BBM ini mereka menduga adanya kaitan dengan aktivitas pertambangan emas ilegal di sejumlah wilayah di Gorontalo.

“Aksi kami di Polda Gorontalo, pertama terkait persoalan kelangkaan BBM,” ujar Arya kepada awak media.

“Kenapa kelangkaan BBM, ini karena ada kaitannya dengan persoalan aktivitas pertambangan emas tanpa izin di beberapa wilayah di Provinsi Gorontalo. Termasuk di wilayah Bugu di Taluditi, kemudian di wilayah Popayato, Popayato Timur,” lanjutnya.

Lebih lanjut dijelaskan Arya, bahkan pihaknya menduga adanya kaitan anggota Polri yang terlibat dalam karut marut persoalan ini.

“Saya sampaikan tadi dalam orasi, kami sampaikan ada beberapa keterlibatan anggota Polri yang kemudian bermain dalam aktivitas pertambangan emas ilegal,” ucapnya.

Menurut Arya, sejumlah bukti sudah dikantongi terkait dugaan keterlibatan anggota Polri tersebut. Tegas dia, bahwa ada kaitan antara pertambangan ilegal ini dan kelangkaan BBM.

“(keterlibatan anggota Polri) Di aktivitas pertambangannya, inikan saling berkaitan, mereka pegang wilayah sana, alat beraktivitas disana itu karena ada indikasi pemasokan BBM yang masuk di wilayah-wilayah tambang,” jelasnya.

Selain persoalan kelangkaan BBM saat ini, masa aksi juga turut menyuarakan perihal sejumlah kasus. Termasuk kasus pengamanan batu hitam dan penyitaan sianida di Gorontalo Utara.

“Aksi kami ini untuk mempertanyakan tindak lanjut dari pihak Polda Gorontalo itu seperti apa,” kata Arya.

“Dari Polda tadi sampaikan akan di tindaklanjuti terkait laporan yang kami sampaikan,” pungkasnya.

Reporter: Yayan