Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKOT GORONTALO

TPP ASN Pemkot Gorontalo Segera Cair, Wali Kota Minta Utang BSG Dipotong

×

TPP ASN Pemkot Gorontalo Segera Cair, Wali Kota Minta Utang BSG Dipotong

Sebarkan artikel ini
TPP ASN Gorontalo
Ilustrasi

Gorontalo – Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo akan segera dicairkan. Informasi tersebut disampaikan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat menutup rangkaian kegiatan Bulan Wawasan Kebangsaan di Rumah Jabatan Wali Kota Gorontalo, Ahad (31/8/2026) malam.

Namun, pencairan TPP kali ini disertai pesan tegas dari Wali Kota Adhan kepada ASN yang masih memiliki kewajiban pembayaran pinjaman di Bank SulutGo (BSG).

Adhan meminta agar data ASN yang memiliki pinjaman di BSG segera disampaikan kepadanya. Ia menginstruksikan agar pembayaran angsuran dapat langsung diperhitungkan melalui TPP yang diterima masing-masing pegawai.

“Masukan daftar nama pegawai yang ada utang di Bank BSG, lalu langsung potong di TPP,” kata Adhan.

Menurut Adhan, kewajiban membayar utang tidak boleh ditunda. ASN yang memiliki pinjaman di bank diminta bertanggung jawab menyelesaikan kewajibannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia menilai persoalan utang bukan hanya berkaitan dengan tanggung jawab seseorang di dunia, tetapi juga memiliki konsekuensi pertanggungjawaban di akhirat.

“Karena hutang ini pertanggungjawabannya bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat. Dan sebagai Wali Kota, saya bertanggung jawab tentang hal ini,” tegasnya.

Adhan kemudian mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemkot Gorontalo yang memiliki pinjaman di bank agar tidak menunda pembayaran angsuran hingga kewajiban tersebut lunas.

“Oleh sebab itu, saya minta untuk para ASN yang memiliki hutang di bank untuk tidak menunda-nunda pembayaran angsurannya sampai pada pelunasan,” lanjutnya.

Dengan demikian, pencairan TPP ASN Pemkot Gorontalo pada September tidak hanya menjadi momentum pemenuhan hak pegawai, tetapi juga menjadi perhatian pemerintah daerah terhadap kewajiban finansial ASN.

Adhan berharap seluruh ASN dapat menjalankan kewajiban pembayaran utang secara tertib sehingga persoalan pinjaman tidak berkembang menjadi masalah yang berlarut-larut.

“Jadi saya minta seluruh ASN menjalankan kewajiban pembayaran utang secara tertib sehingga tidak menjadi persoalan yang berlarut-larut,” pungkas wali kota dua periode itu.