Dulohupa.id – Pesta sepak bola dunia atau Piala Dunia tahun 2026 masih terus berlangsung. Euforia kompetisi ditengah masyarakat hingga kini terus dirasakan.
Berbagai tim dijagokan untuk mengangkat trofi paling bergengsi itu. Namun tak sedikit juga kekecewaan dirasakan para fens karena tim jagoannya harus pulang lebih awal.
Teriakan kemenangan maupun kekalahan terus menggema, dari waktu dini hari hingga fajar menyongsong.
Namun sorot itu tak hanya kepada para pemain, atau para fens yang terus berteriak saat nonton bareng (nobar). Ada satu faktor yang turut ikut didalamnya, meski tak disadari.
Mereka adalah para driver ojek online (ojol), yang terus narik orderan meski di tengah gelap malam, di tengah gemuruh suara para fens, mereka terus ada saat dibutuhkan.
Dalam kesempatan wawancara disalah satu pangkalan ojol di Jalan Agus Salim, Kota Gorontalo, mereka mengatakan orderan cukup meningkat disaat perhelatan piala dunia ini.
“Iya berdampak, kalau partai (pertandingan) tengah malam itu berdampak (ke orderan) karena orang cari makan juga kan,” ujar Marzuki Muhammad kepada Dulohupa pada Senin (06/07/2026).
Kata Marzuki, di saat pesta sepak bola dunia ini memang cukup meningkat orderan yang didapatkan para ojol, meski harus narik ditengah malam.
“(perbandingan orderan siang dan malam?) Ada perbedaan sih, piala dunia ini cukup berdampak ke kami tapi tengah malam, pasti ada orang yang ba pesan itu,” ungkapnya.
Lebih lanjut kata dia, bahkan orderan tak hanya di wilayah seputaran Kota Gorontalo, namun ada juga orderan yang berasal dari luar kota.
“Ada yang sampai-sampai Suwawa, Dumbayabulan ada (Bone Bolango), kabupaten itu ada,” ucap Marzuki.
Sementara itu, salah satu driver ojol lainnya saat ditemui, mengatakan orderan yang masuk diwaktu piala dunia ini masih normal saat disiang hari.
“Kalau bicara di piala dunia ini, tidak berpengaruh dengan orderan kami, jadi yah biasa-biasa saja orderan masuk (normal),” jelas salah satu driver ojol, Iwan kepada Dulohupa.
“Untuk orderan yah normal aja seperti hari biasa,” lanjutnya.
Menurutnya, orderan disaat pertandingan piala dunia di Gorontalo masih cukup normal, tidak yang signifikan naik layaknya di kota-kota besar lain di Indonesia.
“Iya kan belum kayak kota-kota besar lain gitu, mungkin kalau di kota-kota besar signifikan naik orderannya saat piala dunia, tapi kalau disini yah masih normal,” tutupnya.
Reporter: Yayan











