Scroll Untuk Lanjut Membaca
BOALEMOPEMKAB BOALEMO

Hidup Sebatang Kara dan Stroke, Rani Dievakuasi Dinas Sosial Boalemo

×

Hidup Sebatang Kara dan Stroke, Rani Dievakuasi Dinas Sosial Boalemo

Sebarkan artikel ini
Dinas Sosial Boalemo
Wakil Bupati Boalemo dan jajaran usai evakuasi Rani yang hidup sebatang kara dan berjuang melawan Stroke.

Dulohupa.id – Kisah pilu dialami Rani Harun (49), seorang warga Dusun III, Desa Pentadu Barat, Kabupaten Boalemo. Di tengah kondisi tubuh yang lemah akibat stroke ringan, ia harus menjalani hari-harinya seorang diri di sebuah bangunan kayu terbuka atau dego-dego, tanpa keluarga yang mendampingi.

Kondisi memprihatinkan itu terungkap setelah adanya laporan masyarakat yang menyebutkan seorang perempuan sakit hidup terlantar dan tinggal di dego-dego. Mendapat informasi tersebut, Dinas Sosial PMD Kabupaten Boalemo segera turun ke lokasi untuk melakukan observasi dan penanganan.

Saat ditemukan, Rani hidup dalam keterbatasan. Untuk makan sehari-hari, ia hanya mengandalkan belas kasihan warga sekitar. Selain hidup dalam kemiskinan, kondisi kesehatannya juga semakin memburuk akibat penyakit yang dideritanya.

Melihat kondisi tersebut, petugas langsung mengevakuasi Rani ke Rumah Singgah Damai milik Dinas Sosial Kabupaten Boalemo untuk mendapatkan perawatan sementara.

Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, yang mengetahui kondisi Rani, turun langsung melihat keadaan warga tersebut. Ia kemudian menginstruksikan agar penanganan dan pemulihan kesehatan Rani segera dilakukan.

“Kami tidak ingin ada warga yang terlantar tanpa mendapatkan perhatian. Penanganan harus segera dilakukan agar yang bersangkutan mendapatkan perawatan yang layak,” ujar Lahmuddin.Rabu (10/6)

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Sosial segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, serta Pemerintah Desa Pentadu Barat. Tim Program Penjangkauan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan Disabilitas Terlantar kemudian melakukan asesmen sebelum mengevakuasi Rani ke rumah singgah.

Selanjutnya, Rani akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif. Kehadiran pemerintah diharapkan dapat menjadi secercah harapan bagi Rani yang selama ini harus berjuang seorang diri menghadapi kerasnya kehidupan dan penyakit yang dideritanya.

Reporter: Mat