Dulohupa.id – Menjelang pelaksanaan ibadah Ramadan tahun 2026, harga ayam potong naik. Namun para pedagang keluhkan kurangnya pembeli yang datang.
Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Liluwo Kota Gorontalo, Dedi mengaku sejak pagi hingga sore hari pembeli ayam potong kurang.
Kata Dedi, harga ayam potong saat ini dibandrol senilai Rp 60 ribu per ekornya untuk ukuran kecil, dimana sebelumnya diharga Rp 50 ribu. Sementara untuk ayam potong ukuran jumbo hari ini diangka Rp 80 ribu.
“(apakah sudah mulai banyak pembeli?) Tidak ada, sunyi,” ujar Dedi kepada Dulohupa saat ditemui di lapaknya pada Rabu (18/02/2026) sore.
Menurut dia, kurangnya pembeli ayam potong di pasar Liluwo Kota Gorontalo bukan tanpa sebab, melaikan karena maraknya pedagang yang ada dijalanan.
“Banyak lapak-lapak dijalan, (jadi kurang pembeli dipasar?) kurang sekali,” ucapnya.
Dirinya mengaku bahwa sejak pagi menjual sebanyak 25 ekor ayam potong, namun hingga menjelang senja masih tersisa dari yang dibawanya.
“Dari pagi sampe malam ini (petang) 25 ekor ini masih tersisa ini (baru 18 ekor yang laku), belum ciki 20 ekor (yang laku),” bebernya.
Padahal kata dia, jika mengingat penjualan pada puasa-puasa sebelumnya telah memasuki sore hari daging ayam potong bisa habis sampai ratusan ekor.
“Penjualan payah, itu hari baru jam begini so sampe abis 200 ekor, sebelum ada lapak-lapak dijalan,” tandasnya.
Selain Dedi, pedagang ikan dipasar tersebut juga ikut mengeluhkan soal kurangnya pembeli jelang sahur pertama ini.
“(apakah kurang pembeli ikan juga?) Kurang sekali,” ucap salah satu pedagang ikan dipasar Liluwo, Nuning.
Lebih lanjut Nuning mengatakan saat ini harga ikan potong (besar) diangka Rp 80 ribu perkilonya, sementara ikan potong ekor kuning diangka Rp 65 ribu perkilo. Adapun ikan oci dan ikan lajang saat ini diharga Rp 40 ribu per kilogramnya.
Reporter: Yayan











