Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Petugas Kebersihan Nyapu Meski Hujan, Ibu dan Anak dapat Reward dari Wali Kota

×

Petugas Kebersihan Nyapu Meski Hujan, Ibu dan Anak dapat Reward dari Wali Kota

Sebarkan artikel ini
Reward Petugas Kebersihan
Walikota Gorontalo, Adhan Dambea beri penghargaan kepada kedua sosok tukang sapu yang tetap menjalankan tanggung jawabnya meski ditengah hujan. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Sesosok wanita paruh baya dan anaknya kembali menyita perhatian publik. Bukan karena lewat kasus viral di media sosial, atau melakukan perbuatan tercela lainnya, namun karena tanggung jawabnya yang begitu gigih dalam melaksanakan tugas yang diemban.

Hadidjah Igirisa dan Zulkarnain Habi, dua sosok yang menyita perhatian publik bahkan Walikota Gorontalo turut berbangga dengan apa yang diperbuat keduanya.

Diketahui keduanya bekerja di lingkungan Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo di Jalan Nanti Wartabone sebagai petugas kebersihan atau tukang sapu. Hadidjah dan Zulkarnain diberi penghargaan dari Walikota Gorontalo setelah menjalankan tugasnya membersihkan halaman rumah dinas meski di tengah hujan yang turun di pagi buta pada Rabu (07/01/2026) sekitar pukul 05.00 wita.

Sikap tanggung jawab kedua sosok ini, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea bahkan mengundang pegawai dilingkungan pemerintahan kota untuk menyaksikan saat diberikan penghargaan. Bukan tanpa sebab, Adhan berharap agar semua pegawai yang ada dapat mencontohi sikap tanggung jawab keduanya.

“Tadi pagi hujan keras luar biasa, saya ada duduk menghadap (monitor) cctv, baru sekitar jam 5 ibu dan anaknya ini sudah datang memakai jas hujan, bekerja melaksanakan tugasnya,” ujar Adhan dalam sambutannya dihadapan para pegawai pemerintahan.

“Sengaja saya hadapkan ke saudara-saudara, kalau mau dipikir ibu ini berapa gajinya dibandingkan saudara-saudara, tapi tanggung jawabnya terhadap tugas itu tetap dia laksanakan walaupun hujannya luar biasa tadi pagi itu,” lanjutnya.

Sementara, Hdidjah mengaku bahwa 4 hari sebelumnya dirinya baru saja keluar dari rumah sakit. Meski begitu, tanggung jawab kerja tetap dilaksanakannya dengan penuh ikhlas.

“Alhamdulillah. Kebetulan saya baru keluar dari rumah sakit 4 hari yang lalu, memang fisik saya sudah tidak kuat lagi,” ucap Hadidjah.

Dirinya mengatakan sangat bersyukur atas perhatian dan penghargaan yang diberikan Walikota Gorontalo terhadapnya dan Zulkarnain.

Hadidjah menjelaskan bahwa pekerjaan sebagai tukang sapu telah dijalaninya 28 tahun. Berangkat pagi adalah kewajiban demi menghidupi keluarga dan menjalankan tanggung jawab.

“Iya setiap pagi bekerja karena itu tugas saya, karena saya takut itukan tugas saya, nanti sakit ini (kemarin) saya tidak masuk,” imbuhnya.

“(kenapa tetap kerja meski hujan?) Karena kalau saya tidak kerja, tidak ada gaji,” sambung Hadidjah.

Dari kedua sosok ini, mungkin kita bisa belajar. Seberat, sekeras apapun itu, kehidupan harus tetap berlanjut.