Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALONASIONAL

Dugaan Korupsi di Kemendikbud, Guru di Gorontalo Tetap Manfaatkan Bantuan Chromebook

×

Dugaan Korupsi di Kemendikbud, Guru di Gorontalo Tetap Manfaatkan Bantuan Chromebook

Sebarkan artikel ini
Korupsi Chromebook
Guru di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo masih menggunakan laptop Chromebook bantuan dari Kemendikbud. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Dugaan kasus korupsi bantuan pengadaan laptop Chromebook dari Kemendikbud periode 2020-2022 hingga kini masih jadi sorotan masyarakat. Bahkan, dugaan kasus korupsi ini mulai menyeret nama mantan Menteri Dikbud, Nadiem Makarim.

Dilansir dari kompas.com, untuk pembelian pengadaan bantuan 1,2 Juta Unit Chromebook untuk satuan pendidikan ini menggunakan anggaran hingga 9,3 Triliun rupiah.

Namun, hal ini tidak menjadi hambatan bagi tenaga pengajar di Kota Gorontalo untuk tetap fokus memanfaatkan Chromebook yang telah diterima pihak sekolah sejak beberapa tahun lalu. Guru di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo misalnya, mereka mengaku tetap fokus menggunakan bantuan Chromebook untuk memaksimalkan proses belajar mengajar.

Salah satu Guru di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo, Indah Permata Sari mengatakan bantuan Chromebook yang kini telah digunakan sangat bermanfaat dan berdampak positif terhadap perkembangan proses pembelajaran. Meski jumlah bantuan terbatas, yakni hanya sekitar 90 unit, guru guru pun telah memaksimalkan pemanfaatannya dengan membagi proses pembelajaran atau jadwal.

“Jadi misalkan saya mengajar matematika itu saya membagi peserta didik menjadi 5 kelompok dam Chromebook sudah disiapkan 5 Unit untuk dibagikan ke masing masing kelompok. Ini terpaksa kita lalukan karena jumlah siswa kami banyak sementara Chromebook yang tersedia masih terbatas. Penggunaan Chromebook ini sangat bermanfaat bagi kami guru, karena tadinya kami banyak menggunakan kertas, itu semua kami alihkan ke Chromebook,” Ujar Indah Permata Sari.

Indah juga mengatakan, Chromebook ini menjadi salah satu indikator penilaian bagu guru pengajar karena sejak beberapa bulan kemarin, SMP 1 Kota Gorontalo telah resmi menjadi sekolah penggerak dam menjadi sekolah rujukan Google setelah melalui tahapan panjang.

“Syarat nya itu pemanfaatan Chromebook ini harus dimaksimalkan, jadi harapan kami kementerian sekarang menambah lagi bantuan Chromebook disini. Chromebook ini sangat membantu karena pembelajaran digital itu, mungkin orang lain berpikir bahwa bisa dilakukan lewat Hp, tapi lebih maksimal itu jika menggunakan Chromebook meski bisa juga pakai laptop. Namun tidak semua siswa bisa memilikinya,” Pungkas Indah.

Redaksi