Dulohupa.id – Rema muda Masjid Turobinnuur Sipatana laksanakan pembacaan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan pembubaran panitia kurban 1446 Hijriah atau tahun 2025.
Capaian tahun ini cukup signifikan karena sebanyak 701 kupon kurban disebar ke masyarakat penerima daging kurban.
Ketua rema muda masjid, Septiawan Kadir mengungkapkan bahwa pembacaan LPJ dan pembubaran panitia kali ini merupakan hal baru atau pertama dilaksanakan dari tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun ini kita dipercayakan sebagai panitia penyembelihan hewan kurban, maka inisiasi acara ini (pembacaan LPJ dan pembubaran panitia) dari teman-teman panitia,” ujar Septiawan kepada Dulohupa di RM Dapur Lo Membramo pada Sabtu (14/06/2025).
Dirinya menyebutkan bahwa penyembelihan hewan kurban pada tahun-tahun sebelumnya dikerjakan oleh badan takmir mesjid dan perseorangan.
“Alhamdulillah tahun ini kita dibentuk sebagai panitia dan dikoordinir oleh organisasi itu sendiri, maka tahun ini beda karena lebih ter sistematis untuk distribusi hewan kurban ke masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut kata Septiawan, capaian tahun ini cukup berbeda, dimana pada tahun sebelumnya sejumlah 9 ekor hewan kurban (sapi) namun jumlah kupon yang tersebar lebih sedikit, dibandingkan tahun ini hanya sebanyak 7 ekor (sapi) dan jumlah kilogram atau kupon yang tersebar sebanyak 701.
Selain jumlah yang signifikan, proses pengambilan hewan kurban juga cukup berbeda. Dimana pada setiap lembar kupon yang tersebar dicantumkan barkode.
“Iya kita menyesuaikan dengan zaman, dengan gagasan dari panitia, maka tahun ini kita berinisiatif kupon itu dicantumkan barkode,” tandasnya.
Pencantuman barkode tak lain untuk proses pendistribusian lebih efisiensi dan data yang masuk lebih akurat.
“Tahun ini memang yang pertama, masih banyak kekurangan-kekurangan, Insya Allah kedepan nanti hewan kurban lebih bertambah, dan lebih amanah lagi pendistribusian dengan metode-metode yang lebih baik lagi,” tutup Septiawan.
Sementara itu, Sekretaris Camat Sipatana, Husin Imran yang turut hadir dalam acara tersebut, sangat mengapresiasi kerja-kerja rema muda di wilayah ini.
“Kami tentunya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia yang sangat luar biasa dan bekerja keras membantu kesejahteraan khususnya masyarakat yang sudah dibagi hewan kurban,” terang Sekcam Sipatana.
Menurut dia, sebagai mana visi pimpinan Kota Gorontalo saat ini dimana mengedepankan kegiatan-kegiatan keagamaan yang dimotori pemuda, perlu dukungan masyarakat.
“Kami sangat tertarik dengan remaja mesjid ini karena sebagai corong, sebagaimana disampaikan bapak walikota dalam segala bentuk pembangunan sebagai pemegang tongkat estafet pembangunan kota ini adalah generasi muda,” jelasnya.
“Mereka ini (generasi muda) akan dilibatkan dalam segala lembaga yang ada di tingkatan kecamatan maupun kelurahan,” tutupnya.
Reporter: Yayan











