Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOHEADLINEPERISTIWA

Pembacok Polisi Tewas Ditembak di Gorontalo, Ini Rincian 19 Adegan Rekonstruksi!

×

Pembacok Polisi Tewas Ditembak di Gorontalo, Ini Rincian 19 Adegan Rekonstruksi!

Sebarkan artikel ini
Pembacokan Penembakan Gorontalo
Adegan rekonstruksi saat pelaku MH menyerang petugas pakai senjata tajam yang mmebuat petugas menembak pelaku di bagian dada. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Satreskrim Polresta Gorontalo Kota bersama Inafis Polda Gorontalo menggelar rekonstruksi kasus pembacokan terhadap seorang anggota Polisi yang pelakunya tewas ditembak di bagian dada sebelah kiri. Rekontruksi digelar di Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulontalangi, Kota Gorontalo, Kamis (14/9/2023).

Sebelumnya kasus pembacokan terhadap anggota polisi, Bripka Ariyanto terjadi pada Jumat malam (08/9/2023). Saat itu pelaku bernama Muhammad Hasan (MH) didatangi petugas di rumahnya karena dianggap mengganggu kenyamanan dan membahayakan masyarakat.

Namun saat hendak diamankan,pelaku berusia 47 tahun itu justru berupaya melakukan penyerangan hingga membuat anggota kepolisian tersebut mengalami luka dibagian tangan akibat sabetan senjata tajam milik pelaku.

Tak berselang lama, pihak kepolisian kembali berupaya mengamankan pelaku pada Sabtu (09/9/2023) dini hari. Namun pelaku kembali melakukan perlawanan dengan menyerang petugas menggunakan senjata tajam. Pelaku yang sudah membahayakan, petugas langsung mengeluarkan tembakan peringatan hingga menembak MH di bagian dada.

Pasca kejadian itu, Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana mengungkapkan, hari ini pelaksanaan rekonstruksi bertujuan untuk memberikan gambaran secara langsung pada saat kejadian terjadi.

Setidaknya sebanyak 19 adegan diperagkan dalam rekonstruksi tersebut, yaitu rekonstruksi kejadian pertama di TKP pertama dengan jumlah 9 adegan. Sementara untuk kejadian kedua terdapat 10 adegan.

Sebelum dilakukan rekonstruksi, pihak kepolisian sebelumnya pada Senin, 11 September 2023 telah melakukan olah TKP dan sudah mendekati seperti halnya rekonstruksi.

“Untuk jarak dari pelaku, tahapan atau kejadian pertama dan kedua, adegan pertama den selanjutnya itu ada. Kita ukur berapa jaraknya, sehingga bisa tergambar betul kejadian yang sebenarnya,” Ujar Kapolresta Gorontalo Kota, Kamis (14/09/2023).

Berikut rincian 9 adegan dalam kasus pembacokan terhadap polisi:

Adegan 1

Tiga anggota polisi serta seorang warga mendatangi rumah pelaku MH di rumahnya di Kelurahan Tenda, kecamatan Hulonthalangi. Petugas mendatangi rumah warga setelah pelaku diadukan karena menyerang sejumlah warga setempat dengan senjata tajam.

Dalam adegan pertama, seorang polisi (saksi 3) saat itu memanggil nama MH dari luar rumah pelaku.

Adegan 2

Pelaku yang keluar rumah sambil memegang sajam membuat petugas menjauh dari pelaku.

Adegan 3

Sambil membawa sajam, pelaku mengejar petugas dan menghampiri korban bernama Bripka Ariyanto.

Adegan 4

Pelaku menyerang Bripka Ariyanto dengan Sajam sebanyak dua kali dan ditangkis Ariyanto menggunakan tangan kiri hingga terluka. Sementara saksi 1 (warga) melarikan diri.

Adegan 5

Pelaku mengayunkan sajam jenis parang sambil mengejar korban beserta anggota polisi lainnya yakni saksi 2 dan 3.

Adegan 6 dan 7

Pelaku kembali menyerang yang membuat korban mengalami luka di jari tangan dan pinggang.

Adegan 8

Saksi 2 (polisi) berupaya melempari pelaku dengan batu agar berhenti melakukan penyerangan.

Adegan 9

Korban bersama saksi-saksi akhirnya bisa melarikan diri dari penyerangan tersebut.

Berikut 10 adegan dalam kasus penembakan terhadap pelaku MH:

Adegan 1

Pelaku MH terihat dari rumahnya memegang senjata tajam jenis parang menggunakan tangan kiri.

Adegan 2

Pelaku terus maju sambil mengayunkan senjata tajam kepada salah satu anggota polisi (saksi 3) yang memegang senjata api.

Adegan 3

MH semakin mendekat dan berupaya menyerang saksi 3 dan saksi 7 (polisi), serta meminta pelaku agar berhenti.

Adegan 4

Saksi 7 yang saat itu juga memegang senjata api melepaskan tembakan peringatan ke atas sebanyak satu kali dan meminta agar pelaku membuang senjata tajamnya. Sementara saksi 3 melepaskan tembakan dua kali ke tanah samping kaki pelaku, serta diikuti tembakan satu kali dilakukan saksi 7 ke tanah samping kanan pelaku.

Adegan 5

Selanjutnya pelaku yang semakin mendekat membuat saksi 3 melepaskan tembakan ke bagian dada sebelah kiri MH, sehingga pelaku jatuh tersungkur.

Adegan 6

MH masih menggerakkan tangan kirinya yang memegang senjata tajam meskipun sudah tersungkur ke tanah.

Adegan 7

Anggota polisi (Saksi 6) menendang senjata tajam dari tangan pelaku. Kemudian saksi 6 menarik kedua tangan MH ke belakang sambil diborgol.

Adegan 8

Saksi 12 kemudian yang datang mengambil senjata tajam dipegang pelaku.

Adegan 9

Selanjutnya saksi 3 mengambil pisau yang terselip di pinggang pelaku.

Adegan ke 10

Saksi 6 dan saksi 13 serta saksi 8 (warga) mengangkat tubuh pelaku MH hingga dibawa menuju mobil.

Sementara Kapolresta Gorontalo Kota juga menyebut ada fakta baru yakni seorang saksi yang mengintip kejadian tersebut dari rumahnya.

“Ada satu saksi baru yang melihat kejadian ini dengan mengintip di kaca pintu rumahnya. Sudah kita periksa saksi tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Kris/Enda