Dulohupa.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo, Nixon Rachman mengaku kesulitan dalam melaporkan sejumlah koperasi di Kota Gorontalo yang tidak aktif dan tak berkembang.
Diketahui hingga saat ada sebanyak 303 Koperasi di wilayah Kota Gorontalo, namun yang menjadi masalah saat ini adalah adanya sejumlah koperasi yang benar-benar sudah tidak aktif dan tidak lagi menunjukan eksistensinya. Sementara itu, untuk melaporkan bahwa koperasi tersebut tidak aktif dinilai sangat sulit dikarenakan harus sampai hingga kepada lembaga Kementerian RI.
“Yang paling repot bagi kita itu adalah terkait dengan aset mereka, jadi ketika kita ingin melaporkan bahwa koperasi mereka sudah mati itu harus ada bagaimana asetnya. Kemudian harus ada laporan ke lembaga piutang negara dan diumumkan di lembaran negara. Jadi susah ketika kita mau melaporkan koperasi yang sudah mati,” Jelas Kadis Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo, Nixon Rachman, Rabu (09/08/20223).
Meskipun demikian, Nixon mengungkapkan bahwa sebagai dinas teknis, pihaknya terus melakukan pendekatan kepada koperasi-koperasi yang tidak aktif dan tidak melaksanakan rapat anggota tahunan. Pihaknya terus melihat apakah koperasi tersebut benar-benar sudah tidak dapat melakukan rapat anggota tahunan, jika masih memungkinkan maka Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo yang kemudian akan memfasilitasi rapat tersebut.
Dirinya berhapap, koperasi-koperasi maupun UKM di wilayah Kota Gorontalo dapat lebih berkembang dan menunjukan eksistensi prestasi. Sebelumnya Nixon juga mengungkapkan bahwa dalam setiap tahun, pihaknya selalu memberikan pehargaan kepada Koperasi, UKM maupun tokoh koperasi yang berprestasi sebagai motivasi dan dorangan kepada seluruh Koperasi dan UKM di Kota Gorontalo agar terus aktif dan bersama-sama memajukan Kota Gorontalo.
Reporter: Kris











