Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOHEADLINEPERISTIWA

7 Polisi Luka-luka Akibat Kericuhan Demo Tolak PT GM di Bone Raya

×

7 Polisi Luka-luka Akibat Kericuhan Demo Tolak PT GM di Bone Raya

Sebarkan artikel ini
Demo Gorontalo Minerals
Suasana demo Penolakan PT Gorontalo Mineral di Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango pada Senin (07/8/2023) kemarin. Foto/Ist

Dulohupa.id – Demo penolakan terhadap keberadaan PT Gorontalo Minerals (GM) yang berlangsung di Kecamatan Bone Raya, Bone Bolango berakhir ricuh dan mengakibatkan sejumlah personil Kepolisian mengalami luka-luka.

Ratusan masa aksi diketahui merupakan masyarakat yang menjadi korban atas dampak buruk dari aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT GM di wilayah Kabupaten Bone Bolango. Demo yang dilaksanakan pada Senin, 07 Agustus 2023 kemarin adalah upaya masyarakat dalam menyampaikan beberapa keluhan dan tuntutan atas keberadaan PT Gorontalo Minerals.

Simak Video Demo Penolakan Gorontalo Mineral Ricuh:

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro mengungkapkan bahwa dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan beberapa permintaan kepada pihak PT Gorontalo Mineral. Sehingga untuk menjaga kondusifitas dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, aksi tersebut turut mendapat pengamanan ketat dari pihak Polda Gorontalo serta jajaran Polres Bone Bolango.

“Dalam pengamanannya, kita dari Polda Gorontalo dan Polres Bone Bolango kurang lebih menuruntkan pasukan sebanyak 450 personil. Kemudian dalam pengaman tersebut ada kejadian dorong mendorong, ada pemaksaan untuk memasuki wilayah PT Gorontalo Mineral,” Ungkap  Desmont Harjendro, Selasa (08/08/2023).

Lebih Lanjut, Desmont mengungkapkan bahwa kericuhan pada aksi tersebut berawal dari adanya aksi dorong mendorong antara masa aksi dengan aparat kepolisian. Oleh karena itu, kondisi unjuk rasa mulai tidak kondusif meskipun pihak kepolisian telah melaksanakan pengamanan sesuai dengan tahapan yang seharusnya.

“Untuk menghalau pengunjuk rasa yang semakin anarkis, kita melakukan tindakan penembakan gas air mata. Akibat kericuhan itu, ada beberap korban dari pihak keamanan yaitu ada 7 personil kita yang terkena lemparan batu. Rata-rata semua terluka dibagian kepala dan langsung kita lakukan evakuasi dan pengobatan,” Ujar Kombes Desmont.

Disisi lain, dirinya mengatakan bahwa ada informasi terkait sejumlah warga setempat yang terkena imbas akibat kericuhan tersebut. Polda Gorontalo akan terus mendalami masalah tersebut dan telah melakukan pemeriksaan terhadap Korlap serta orang-orang yang disinyalir berperan dalam kericuhan tersebut.

Reporter: Kris