Dulohupa.id – Tinggal menghitung hari, Umat Hindu akn merayakan hari raya Nyepi Tahun Baru Saka 1942 yang jatuh pada tanggal 25 Maret 2020, namun sejak awal bulan, umat hindu sudah mulai disibukan dengan sejumlah persiapan.
Salah satu kesibukan terlihat dalam memperisapkan Ogoh-Ogoh Yang nantinya akan diarak satu hari sebelum Perayaan Hari Raya Nyepi.
Seperti yang dilakukan Pemuda Hindu dan sejumlah pelajar di Desa Bongo IV, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, sejak sepekan terakhir mulai membuat dua buah Ogoh-Ogoh setinggi kurang lebih 2,5 Meter.
Menurut I Ketut Arya Budi (33) selaku Guru dan juga seniman di desa itu mengatakan, proses pembuatan Ogoh-Ogoh dikerjakan secara gotong royong pada malam hari agar tidak menggangu aktifitas kerja sehari-hari.
“ Kita gotong royong pada malam hari, karena siangnya kita disibukan dengan rutinitas masing-masig” ujar Arya Budi
Tambah Arya Budi, Tahun ini Ogoh-ogoh dibuat dengan mengangkat tema Dewi Durga mengingat belakangan ini, marak dengan wabah penyakit menyerang sejumlah wilayah.
“ Kita mengangkat tema Dewi Durga, mengingat Negara kita saat ini di hebohkan dengan sejumlah wabah penyakit, tujuanya agar seluruh umat dimuka bumi ini mendpat lindungannya” Tambah Arya Budi
Hingga kini proses pembutan Ogoh-Ogoh baru sampai pada bentuk tubuh, dengan menggunakan bahan besi , bambu dan juga Koran bekas.
“Proses pembutan baru sampai pembutan bentuk tubuh, selanjutnya kita akan mulai pengecetan hingga pembuatan bentuk wajah” tutup Arya Budi Seniman Desa Bongo IV (jebeng)











