Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Jatuh Dari Pohon Aren, Seorang Warga Desa Dunggala Ditemukan Tak Bernyawa

×

Jatuh Dari Pohon Aren, Seorang Warga Desa Dunggala Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id – Setelah dua hari tak kunjung pulang kerumah, seorang warga Desa Dunggala ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dibawah pohon aren di kebun miliknya pada Rabu, 26 April 2023.

Warga Desa Meranti, Kecamatan Tapa, Bone Bolango digegerkan dengan ditemukannya mayat seorang pria yang diketahui merupakan warga Desa Dunggala, Tapa, Bone Bolango. Awalnya pada Senin, 24 April 2023 sekitar pukul 07.00, korban berinisial SP (46) yang merupakan seorang petani pergi dari rumahnya dan pamit kepada keluarga hendak menuju ke kebun miliknya yang berada di Desa Meranti, Tapa, Bone Bolango. Diketahui korban pergi ke kebun untuk memanen  sayur kacang panjang dan memasak gula aren.

Namun, setelah dua hari korban tidak kunjung pulang ke rumah dan tak ada kabar. Sehingga pada Rabu, 26 April 2023 tadi, istri dan keluarga korban langsung menyusul korban di kebun miliknya. Naas, saat istri dan keluarga korban tiba dikebun, mereka mendapati korban telah tergeletak ditanah dengan posisi miring dan telinga berlumuran darah. Melihat kondisi tersebut, istri korban lant

 

as dengan segera mencoba menghubungi keluarganya yang berada di Desa Dunggala untuk meminta pertolongan.

Tak berselang lama, pihak Pemerintah Desa Dunggala langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tapa. Sehingga Kapolsek Tapa, Iptu Atmal Fauzi bersama jajarannya dan warga setempat menuju lokasi adanya penemuan mayat tersebut. Lokasi yang sulit untuk dilalui dengan kendaraan roda empat dan roda dua membuat proses evakuasi sedikit lama.

“Evakuasi korban itu memakan waktu kurang lebih selama 3 jam, lokasi sulit untuk dilalui karena berada dipuncak gunung perbatasan Desa Dumati dan Desa Meranti, sehingga agak memperlambat proses evakuasi. Kemudian korban kita bawah ke rumah duka untuk selanjutnya korban akan dibawah ke Puskes Tapa untuk dilakukan visum luar,” Ungkap Kapolsek Tapa, Iptu Atmal Fauzi, Rabu (26/04/2023).

Iptu, Atmal Fauzi juga menegaskan bahwa keluarga korban meminta untuk tidak dilakukan otopsi, karena pihak keluarga telah ikhlas dan hal itu merupakan murni kematian atas kelalaian korban yang diduga terjatuh saat memanjat pohon aren.

 

Reporter : Kris