Scroll Untuk Lanjut Membaca
KOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Pemkot Gorontalo Terapkan Sistem G2G Cegah Narkoba

×

Pemkot Gorontalo Terapkan Sistem G2G Cegah Narkoba

Sebarkan artikel ini
G2G Cegah Narkoba
Walikota Gorontalo, Marten Taha saat menyampaikan arahan pada kegiatan Konsolidasi pencegahan ancaman narkoba bersama BNN Kota Gorontalo. Foto: Diskominfo

Dulohupa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo optimis menciptakan kota tanggap ancaman Narkoba dengan menerapkan sistem Government to Government (G2G).

Marten Taha menjelaskan adanya sistem G2G memungkinkan komunikasi dan pertukaran informasi secara daring antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basis data yang terintegrasi.

Pengembangan sistem ini memungkinkan para pemangku kepentingan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) memperoleh data mengenai identifikasi masalah maupun program yang lebih spesifik.

“Sistem ini akan menyediakan basis data untuk koordinasi antar instansi yang mempunyai tugas utama dalam bidang pencegahan, rehabilitasi, pemberantasan, penangkapan, proses hukum dan juga pembinaan. Adapun sistem G2G ini adalah sistem dimana pemerintah daerah membangun dan menerapkan berbagai portofolio teknologi informasi dengan tujuan utama untuk memperbaiki hubungan interaksi dengan masyarakat yang berkaitan dengan P4GN,” Ujar Walikota Gorontalo, Marten Taha, Kamis (06/04/2023).

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha menuturkan bahwa program P4GN akan menjadi program yang efektif dan terarah jika perencanaan, implementasi, serta evaluasi dilaksanakan dengan kerjasama semua pemangku kepentingan lintas bidang dan lembaga.

“Oleh karena itu, untuk mencapai Kota Tanggap Ancaman Narkoba, dibutuhkan sejumlah kebijakan berkaitan dengan kerjasama lintas bidang dan lembaga dengan menerbitkan standard Operating Procedurs atau SOP pelaksanaan program P4GN di Kota Gorontalo. sebagai contoh pemerintah Kota Gorontalo telah menerbitkan Instruksi Walikota Gorontalo tentang rencana aksi daerah P4GN di Kota Gorontalo,” Ungkap Marten.

Reporter: Kris