Dulohupa.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato berharap pasar senggol atau pasar Ramadan yang dipusatkan di terminal Marisa mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, melalui Kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Perindagkop), Ibrahim Kiraman saat membuka secara resmi pasar senggol, pada Rabu (5/4/2023) malam.
“Alhamdulillah malam hari ini atas nama pemerintah daerah saya membuka pasar malam Ramadhan. Insyaallah ini dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Pohuwato,” ujar Ibrahim Kiraman.
Dirinya juga menegaskan agar masyarakat yang datang di pasar senggol ini selalu menjaga ketertiban, keamanan, dan jangan minum minuman keras di lokasi pasar.
“Tegas kita bahwa disini tidak ada minuman keras, kemudian tidak ada pertikaian dan lain sebagainya. Sehingga kita menghimbau kepada panitia, semua masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di sekitar terminal untuk menjaga keamanan, kondusifitas pasar malam ini sampai pada malam takbiran,” tegasnya.
Ibrahim Kiraman juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pohuwato, bahwa tidak perlu lagi datang ke kota Gorontalo, karena menurutnya cukup datang dan belanja di pasar malam Pohuwato samua sudah tersedia ditempat ini.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Pohuwato tidak perlu lagi datang ke kota Gorontalo, karena ditempat ini sudah tersedia semua apa yang diperlukan masyarakat,” tandasnya.
Pasar senggol sendiri dibuka dari pukul 21.00 Wita sampai pada pukul 01.00 Wita. Jika di akhir Ramadhan atau di malam takbiran pasar ini bisa dibuka sampai pukul 02.00 Wita dini hari, melihat kondisi masyarakat atau konsumen.
“Dibuka habis sholat tarawih, dan tutup sekitar pukul 00.00 atau 01.00 Wita. Di malam terakhir atau malam takbiran bisa sampai pukul 02.00 Wita, tergantung dari pengunjung itu sendiri,” imbuhnya.
Reporter: Hendrik Gani











