Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Sebabkan Keributan Saat Prosesi Wisuda di UNG, Sejumlah Mahasiswa Minta Maaf

×

Sebabkan Keributan Saat Prosesi Wisuda di UNG, Sejumlah Mahasiswa Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa UNG
Perwakilan masa aksi saat menyampaikan permintaan maaf atas aksi demo yang dilakukan melalui video singkat.

Dulohupa.id – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam aksi unjuk rasa saat pelaksanaan wisuda di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua dan para wisudawan serta pihak lain yang dirugikan.

Sebelumnya aksi Mahasiswa  yang melakukan demonstrasi pada saat pelaksanaan wisuda pada Sabtu, (25/2/2023) viral di media sosial dan menuai banyak kritikan pedas dari berbagai kalangan.

Pasalnya aksi demo tersebut dinilai merusak nama baik Rektor UNG dihadapan ratusan orang tua mahasiswa dan tamu yang hadir dalam wisuda tersebut.

Aksi demo menuntut penyelesaian pemilihan Presiden BEM itu dianggap tidak seharusnya dilakukan mahasiswa di tengah prosesi wisuda.

Bukannya terlihat memperjuangkan demokrasi, justru aksi tersebut terlihat hanya untuk mencari panggung politik yang haus akan jabatan.

Bahkan warganet meminta Rektor UNG Eduart Wolok untuk mengeluarkan para mahasiswa yang berunjukrasa.

“Kami dari aliansi mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi pada hari Sabtu, 25 Februari 2023 menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada orang tua dan wisudawan atas tindakan yang kami lakukan,” ungkap Sahril Tialo mewakili kedua temannya Wahyu Pilobu dan Farhan Gani serta rekan-rekan Masa aksi lainnya.

Disamping itu, Wahyu Pilobu yang merupakan Ketua HMJ Sejarah Fakultas Ilmu Sosial UNG saat dikonfirmasi mengatakan bahwa permintaan maaf yang disampaikan mahasiswa murni atas rasa bersalah dan kesadaran mereka.

“Tidak ada intervensi atau intimidasi dari pihak lain,” ujar Wahyu.

Reporter: Kris