Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB BONE BOLANGO

Pemkab Bone Bolango Tekankan Peran Guru Cegah Kekerasan Seksual pada Siswa

×

Pemkab Bone Bolango Tekankan Peran Guru Cegah Kekerasan Seksual pada Siswa

Sebarkan artikel ini
Kekerasan Seksual
Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli saat memberikan sambutan di SMP Negeri 1 Tilongkabila. Foto: Kris/Dulohupa

Dulohupa.id -Menekan tingginya angka pencabulan di Kabupaten Bone Bolango, Pemerintah setempat menekankan peran guru untuk mencegah kekerasan seksual terhadap siswa.

Tingginya angka tindak kekerasan seksual terhadap anak atau pencabulan menjadi problematika yang perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak terkait, baik di Indonesia maupun di Bone Bolango, Gorontalo.

Pencabulan merupakan suatu tindakan yang dapat mempengaruhi psikis maupun fisik korban, terlebih pada anak dibawah umur atau peserta didik yang masih mengeyam dunia pendidikan.

Menyikapi permasalahan yang telah menjadi isu nasional, sehingga pemerintah Kabupaten Bone Bolango mengharapkan peran para tenaga pendidik untuk mampu mendukung pemerintah dalam penurunan angka pencabulan di Bone Bolango.

“Tingkat pencabulan di Bone Bolango sangat tinggi, saya ingin ini menjadi tanggungjawab kita semua. Guru-guru harus terlibat didalamnya, karena Guru adalah orang-orang yang sebagian besar bersama-sama dengan anak-anak itu di sekolah. Guru-guru itu paling dekat dengan anak-anak,  jadi harus mampu memahami kondisi mereka, ” Ungkap Wakil Bupati Bone Bolango Merlan uloli, Sabtu, (19/11/2022).

Merlan berharap masalah Pencabulan menjadi perhatian bersama dan turut peduli dalam menanganinya. Karena tingginya angka kekerasan seksual terhadap anak atau Pencabulan bukan hanya tanggungjawab Pemerintah.

Wakil Bupati Merlan Uloli menyampaikan bahwa masalah tersebut bukan hanya bagian tanggungjawab dari Pemerintah dalam hal ini pemerdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Kita harus sama-sama saling menjaga dan melindungi anak-anak agar tidak banyak korban lagi yang jatuh. Saya ingin kita jangan berdamai dengan pelaku, biasanya kita tau ada korban tapi karena orang tuanya tidak mau melapor kemudian guru juga tidak mau repot dan peduli,” Pungkas Wabup Merlan Uloli.

Reporter: Kris