Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
BUDAYAHEADLINE

Tolangga Raksasa Berisikan Makanan jadi Rebutan Warga di Gorontalo

×

Tolangga Raksasa Berisikan Makanan jadi Rebutan Warga di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Tolangga Raksasa
Panitia kegiatan saat melempari makanan berupa kue dan Snack kepada masyarakat yang menunggu di bawah Tolangga. (Foto: Herman Abdullah/Dulohupa)

Dulohupa.idTradisi Walima dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad dibuat meriah oleh warga di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo dengan menampilkan Tolangga Raksasa.

Tolangga setinggi 7 meter dan lebar 3 meter itu dibuat di tugu tani yang berada di kawasan Bundaran Isimu.

Tolangga berbentuk kubah masjid tersebut dihiasi berbagai jenis makanan mulai aneka kue kering khas Gorontalo, serta bermacam snack ringan.

Biasanya dalam tradisi Walima, warga sehabis berdzikir akan berkumpul di masjid untuk mendapatkan makanan yang dihiasi pada Tolangga dan Toyopo berbentuk kecil. Namun di kawasan Bundaran Isimu dibuat berbeda dengan membuat Tolangga raksasa.

Sontak saja, ratusan warga pada Sabtu (08/10/2022) pagi berbondong-bondong memadati Tugu Tani, tempat Tolangga Raksasa dibuat.

Beberapa petugas atau panitia penyelenggara terlihat mulai menaiki tugu tani untuk membagikan makanan kepada warga.

Saat petugas mulai melempari aneka kue dan snack, warga mulai orang dewasa dan anak-anak yang menunggu di bawah terlihat saling berebutan.

Tolangga
Warga berebutan makanan saat dilempari panitia yang berada di Tolangga Raksasa. (Foto: Herman Abdullah/Dulohupa)

Teriknya panas matahari tak membuat warga gentar untuk mendapatkan makanan yang dianggap sebuah keberkahan. Bahkan, seorang ibu menaiki pagar tugu menerobos ke depan untuk bisa berada pada barisan paling depan.

Panitia penyelenggara pun tak bisa membendung kerumunan warga. Namun kegiatan itu berjalan aman dan semua makanannya dibagikan kepada warga.

Ketua panitia, Arfan Entengo menjelaskan, Tolangga raksasa ini baru pertama kali ditampilkan di Kecamatan Tibawa untuk merayakan tradisi Walima.

“Sebenarnya kami membuat Tolangga ini hasil swadaya masyarakat. Kami perindah dulu tugu tani, kemudian kita buat Tolangganya,” kata Arpan.

Selain memperingati Maulid Nabi Muhammad, Ia juga berharap kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat untuk melestarikan Tradisi Walima di Gorontalo.

“Kegiatan ini hanya sebagai pemicu saja, siapa tahu tahun depan lebih seru lagi agar ribuan masyarakat bisa berkumpul. tentu ini bisa berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Tibawa,” tandasnya.

Reporter: Herman Abdullah