Dulohupa.id – Kegiatan sarasehan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) bertema Repositioning Falsafah Adat Dalam Membangun Kota Gorontalo Berbasis Kearifan Lokal dibuka langsung oleh Marten Taha Walikota Gorontalo, Kamis (30/6/2022)
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bele Li Mbui, diharap Marten bisa menghasilkan rekomendasi maupun sumbangsi kepada pemerintah dalam hal membangun Kota Gorontalo dengan kearifan lokal.
“Dengan program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah Kota Gorontalo, tentu ini adalah hal yang penting untuk kita tindak lanjuti” kata Walikota
Sesuai dengan tema yang diangkat dalam kegiatan ini, Walikota Gorontalo berharap kiranya semua unsur yang terlibat dapat bersama-sama menjaga dan melestarikan falsafah adat Gorontalo agar tidak tergerus zaman.
“Maka bagaimana kita menjaga adat falsafah masyarakat agar tidak tergerus dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan, adanya globalisasi dan berbagai kebudayaan yang masuk” lanjut Marten.
Disebutnya juga dalam pelaksanaan pemerintahan, Pihaknya tidak hanya menjalankan program kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan, akan tetapi juga dalam menjalankan program ada landasan falsafah adat Gorontalo.
“Landasan-landasan kearifan lokal, ada agamanya yaitu mewujudkan masyarakat religius. Dimana pemerintah memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing” tandasnya. (Adv)
Reporter: Sumitro Igirisa











