Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALO UTARAPEMKAB GORUT

Vaksinasi Anak di Gorut Sukses

×

Vaksinasi Anak di Gorut Sukses

Sebarkan artikel ini
Vaksinasi anak usai 6-11 tahun
Wakil Bupati Gorut, Thariq Modanggu saat memantau pelaksanaan vaksinasi bagi kelompok umur 6-11 tahun yang dipusatkan di SDN 8 Kwandang, Rabu (12/1) kemarin. (Foto : hmskominfo_gorut)

Dulohupa.id – Meski pelaksanaan Vaksinasi bagi anak usia 6- 11 tahun dipusatkan di Polres Goorntalo Utara dan gedung SDN 8 Kwandang, masih berlangsung. Namun, dari data yang masuk pelaksanaan vaksinasi tersebut dipastikan akan berlangsung sukses hingga akhir kegiatan.

Hal ini dikarenakan, sejak beberapa hari hingga saat ini peserta yang sudah tervaksin mencapai 1000.

Wakil Bupati Gorut Thariq Modanggu saat diwawancarai usai memantau langsung pelaksanaan vaksinasi tersebut menjelaskan, pada dasarnya Pemrintah Gorut terus berupaya untuk menyukseskan pelaksaan vaksinasi ini sesuai yang sudah ditargetkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI.

“Nah, Gorontalo Utara adalah satu dari dua kabupaten di Provinsi Gorontalo yang diberi kepercayaan pemerintah pusat untuk melakukan vaksinasi di usia 6 sampai 11 tahun, karena kita memenuhi target vaksinasi untuk lansia, yakni 60 persen,” ungkapnya

Kegiatan yang bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) itu, dipastikan aan melampaui di angka 1000, pasalnya menurut pengamatannya bahwa hingga saat ini para peserta yang didampingi langsung orang tuanya itu, masih antusias untuk divaksin, bahkan tak ada sedikitpun mereka (anal – anak red) merasa ketakutan ketika melihat jarum suntik.

“Saya yakin vaksinasi yang diikuti para peserta didik tingkat SD, khusus se- Kecamatan Kwandang itu mampu melampaui target lebih dari 1000 orang. Bahkan kemarin saat saya memantau langsung di lokasi vaksin, para peserta masih terus berdatangan, kalu melihat data sasaran yang ditetapkan untuk Gorut sekitar 11 ribu sasaran, maka kami optimis hal itu akan tercapai dengan daftar dat peserta yang masuk” paparnya.

Ia mengatakan, antusiasnya para peserta didik yang ambil bagian untuk divaksin, menunjukkan bahwa beberapa hal. Yang pertama, keberhasilan vaksinasi yang sebelumnya dan yang kedua, menunjukkan kerjasama yang baik dari semua pihak, yakni TNI/Polri, Pemerintah Daerah, dan semua kalangan.

“Dan yang terakhir meningkatnya kesadaran masyarakat, sehingga kami berharap dimulainya gebyar vaksinasi ini akan menaikkan realisasi untuk dosis 1 sebanyak 77 persen yang terdaftar di sistem dan 79 persen di data manual serta 53 persen untuk dosis 2,” tutupnya.

Reporter: Arif