Dulohupa.id – Anggota DPRD Kota Gorontalo, Darmawan Duming menyoroti kinerja menteri Presiden Joko Widodo. Menyusul polemik kelangkaan minyak goreng yang sampai dengan saat ini terjadi di tengah masyarakat.
Dinilainya jelang bulan Ramadan pemerintah seharusnya hadir ditengah-tangah masyarakat untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng.
“Sudah selayaknya pemerintah hadir disituasi seperti ini. Kami selaku wakil rakyat mempertanyakan kinerja dari para pembantu Presiden dalam hal ini para Menteri,” ungkap Darmawan kepada Dulohupa.id.
Lebih lanjut, Anggota DPRD Kota Gorontalo fraksi PDI-Perjuangan itu meminta kelangkaan minyak goreng di masyarakat bisa segera terselesaikan. Karena menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan dari pemerintah lewat kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
“Kami harap problem ini segera terselesaikan, terlebih dalam beberapa hari lagi sudah memasuki bulan suci ramadan, tentu kebutuhan pokok akan semakin meningkat, ditambah lagi kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” pungkasnya.
Sementara itu, Darmawan juga menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang diambil oleh Menteri Perdagangan RI yang mencabut kembali Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2022 dan digantikan oleh Permendag Nomor 11 Tahun 2022.
“Kami pikir mencabut Permendag nomor 6 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan bukan merupakan solusi kelangkaan minyak goreng, terlebih ini justru menambah beban masyarakat. Minyak goreng tetap langka dan jika didapati harganya malah mahal, tentu ini bukan solusi. Dan kami ((DPRD) harapkan juga pemerintah daerah khususnya Pemkot Gorontalo segera mengupayakan solusi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng di pasaran. ” tututnya. (Adv)
Reporter: Reinaldi Julfirman











