Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Rugi Miliaran Rupiah, Aleg Kota Gorontalo Laporkan Trader Investasi Ini ke Polisi

×

Rugi Miliaran Rupiah, Aleg Kota Gorontalo Laporkan Trader Investasi Ini ke Polisi

Sebarkan artikel ini
Salah satu anggota DPRD Kota Gorontalo Ekwan Ahmad saat melakukan konferensi pers dengan sejumlah awak media/Reinaldi Julfirman

Dulohupa.id- Seorang anggota DPRD Kota Gorontalo, Ekhwan Ahmad mengadukan seorang trader investasi ke polisi. Musababnya, karena ia merasa ditipu oleh trader bernama Arianto Papuke tersebut. Belakangan diketahui, Arianto itu merupakan kepala cabang perusahaan pialang (makelar) saham PT Best Profit Future. 

“Saya selaku nasabah dari perusahaan trader Best Profit Future merasa ditipu oleh salah satu kepala cabang dari Best Profit. Yang mana beliau mengiming-imingi saya dengan keuntungan mencapai 80 hingga 100 persen yang diterimakan setiap bulannya” ungkap Ekwan yang akrab disapa Hj Eko tersebut pada Senin, (15/11/2021).

Nonton Video Anggota DPRD Kota Gorontalo Tertipu Investasi Forex 1,5 M:

Ekwan mengaku total kerugian yang dialaminya mencapai Rp 1,5 milyar. Dana sebanyak itu katanya,  ia transfer ke rekening Arianto tersebut sebanyak tiga kali. 

“Total sudah tiga kali saya melakukan transaksi kepada yang bersangkutan dengan total transaksi Rp 1,5 milyar. Namun oleh karena yang bersangkutan juga merupakan kerabat dekat dari istri saya sehingga saya tidak ada kecurigaan sama sekali kepada yang bersangkutan” ujar Ekwan.

Ia mengaku tergiur dengan iming-iming dari terduga pelaku yang menjanjikan profit Rp 900 juta perbulan. Namun hingga dana yang ia transfer mencapai miliaran rupiah, profit yang dijanjikan tersebut tidak kunjung ia terima.

Saat ini, masyarakat Gorontalo lagi dihebohkan dengan investasi saham. Mulai dari saham yang dimainkan secara pribadi hingga memakai jasa trader hingga perusahaan besar yang menerima jasa trader.

Keuntuntungan berlipat ganda menjadi alasan utama ketertarikan sebagian masyarakat khususnya milenial dalam berinvestasi. Mulai dari pengusaha, pegawai negeri, aparat kepolisian, hingga pejabat pemerintahan pun seakan kian terserang demam invest.

Namun bukan tanpa risiko, dunia trader pun memiliki potensi kerugian yang cukup besar. Sialnya, banyak warga Gorontalo yang tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan trader, tanpa mencari tahu seberapa besar kerugian yang nanti diterima. Hal itu diperparah dengan trader yang tidak menjelaskan potensi kerugian tersebut. 

**