Dulohupa.id- Tidak seperti perayaan pada tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menempuh cara baru untuk merayakan hari lahir (Maulid) Nabi Muhammad saw. Kali ini, di tengah pendemi Covid-19, Pemkot Gorontalo memilih untuk menggelar lomba seni kaligrafi Al-Qur’an.
Adapun hal ini karena memang di tengah pandemi Covid-19, perayaan Maulid Nabi Muhammad saw terbilang sulit. Pembatasan kegiatan masyarakat menjadikan tradisi tahunan Gorontalo ini tak semeriah tahun-tahun sebelumnya, sehingga berbagai cara dilakukan agar tetap menjadikan peringatan maulid nabi setiap tahunnya berkesan.
Lomba seni kaligrafi Al-Qur’an yang akan diselenggarakan tingkat kota ini kata Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, dapat sedikit menutupi kekurangan dalam memperingati moment maulid tahun ini.
“Kalo biasanya maulid nabi diperingati dengan Walima, khusus tahun ini kami mengadakan lomba seni kaligrafi Al-Qur’an. Kita semua tau bahwa situasi saat ini memaksa beberapa kegiatan tradisi sulit untuk dilaksanakan” ungkap Marten.
Marten juga menyebutkan, bahwa kegiatan ini juga dapat menjadikan masyarakat sadar akan pentingnya baca tulis Al-Qur’an. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan rasa kecintaan terhadap Al-Qur’an bagi masyarakat khususnya anak muda.
“Kegiatan ini juga sangat penting dalam menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap Al-Qur’an khususnya kepada anak muda.” ujar Marten.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pemerintah Kota Gorontalo untuk mengurangi buta baca tulis Al-Qur’an di Provinsi Gorontalo khususnya Kota Gorontalo.
**











