Dulohupa.id- Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo ancam tak mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD), jika target vaksinasi di desa tidak tercapai. Hal itu ditegaskan Nelson kepada para kepala desa di wilayah tersebut dalam rapat dan evaluasi pemerintahan yang berlangsung di Gedung Kasmat Lahay, Selasa (14/09).
“Kami minta kepala desa dapat menyukseskan vaksinasi yang kita lakukan. Jika tidak memenuhi target hingga 40 persen, maka ADD nya akan kita tahan, dan itu sudah menjadi konsekuensinya,” tegas Nelson.
Ia mengungkapkan, bahwa pihaknya telah meminta kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Gorontalo, untuk menyukseskan vaksinasi serta target-target yang harus dicapai, termasuk vaksinasi yang berbasis sekolah.
“Jika setiap bulan kita targetkan 20 persen, maka bulan selanjutnya 40 persen. Bila demikian begitu maka saya yakin masyarakat sudah tervaksinasi semuanya,” ujar Nelson.
Lebih lanjut Nelson mengatakan, selain vaksinasi dirinya meminta kepada kepala desa dan camat mengawasi pelaksanaan proyek-proyek di desa, baik melalui dana DAK, DAU maupun PEN. Karena semua berada di desa.
“Tak hanya kepala desa tetapi juga camat harus mengawasi pelaksanaan proyek-proyek di Kabupaten Gorontalo. Sebab, sebagian besar proyek tersebar di desa. Tahun ini ada sekitar Rp 700 miliar, baik itu bersumber dari dana DAK, DAU, dan PEN. Olehnya butuh pengawasan semua pihak tak hanya kades dan camat tepi juga masayakat,” jelasnya.
Terakhir Nelson menambahkan, bila kepala desa di Kabupaten Gorontalo bisa mencapai target vaksinasi, ia akan memberikan reward kepada kepala desa yang berhasil mencapai target yang sudah dirapatkan sebelumnya.
“Kalau ada desa yang berhasil, saya akan berikan kepala dusun berupa uang sebesar Rp 1 juta dan kepala desanya Rp 2 juta,” tandas Nelson.
Reporter: Fandiyanto Pou











