Dulohupa.id- Curah hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Pohuwato terendam banjir pada Senin (13/9/2021).
Pantauan dulohupa.id, hujan yang berlangsung berjam-jam tersebut, menyebabkan Polres Pohuwato dan sejumlah kantor di sekitarnya, terendam air hingga 50 cm.
Meski hujan telah reda, namun hingga malam tadi, ketinggian air belum juga turun. Bahkan, telah merendam jalan utama Kota Marisa, Pohuwato.
Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ramon Abdjul mengaku, hingga saat ini BPBD dan pemerintah daerah masih berjibaku menangani bencana banjir dengan melakukan penyedotan.
Ramon Abdjul mengaku dari awal terjadinya banjir kemarin (11/9/2021), ada ratusan warga yang terdampak dan sudah dilakukan evakuasi. la juga mengaku pihaknya sudah membangun posko evakuasi dan dapur umum.
“Masalah logistiknya sudah tersalur dengan baik, untuk makan dan minum warga tersebut, dari kemarin hingga lusa nanti, kita masih akan tetap memberikan makanan siap saji. Evakuasi ada beberapa titik, yang pertama dekat Hotel Golden Sri, kemudian perumahan yang berada di samping RSBP, kami bangun di situ ada tiga tenda,” ujarnya.
Sambung Ramon, untuk jumlah warga terdampak banjir terparah itu di Desa Teratai, Kecamatan Marisa yang berjumlah 216 Kepala Keluarga atau 838 jiwa.
“Yang paling parah itu di Kecamatan Marisa Desa Teratai, yang berjumlah 216 KK atau 838 jiwa,” tutupnya.
Reporter: Hendrik Gani











