Dulohupa.id- Testimoni positif soal kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin Covid-19, dinilai mampu mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Sebab, sejauh ini, masyarakat enggan melakukan vaksin, karena takut efek yang ditimbulkan setelah vaksin.
Karena itu Wakil Wali Kota Gorontalo, Ryan Kono mengimbau, perlu diperbanyak testimoni masyarakat yang sama sekali tidak mengalami KIPI yang parah. Atau juga justru testimoni masyarakat yang tak mengalami KIPI sama sekali.
Ryan pun mengakui, bahwa memang sejauh ini pihaknya sangat kesulitan menarik minat warganya untuk vaksinasi, karena adanya ketakutan masyarakat akan efek setelah vaksin. Padahal vaksin adalah satu-satunya cara memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui sistem herd immunity atau kekebalan kelompok.
“Banyak faktor salah satunya berita hoax yang beredar di masyarakat lewat media sosial. Maka dari itu saya fikir perlu adanya testimoni dari masyarakat yang telah divaksin, agar ini yang bisa membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat yang belum divaksin” ungkap dia.
Capaian vaksinasi di Kota Gorontalo sesuai data yang berhasil dihimpun, telah mencapai 42 persen dari 159 ribu warga Kota Gorontalo. Pemkot Gorontalo pun menargetkan pada Oktober 2021 nanti, capaian vaksinasi menyentuh angka 75-80 persen.
Saat ini Pemkot Gorontalo memfokuskan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun. Rata- rata mereka adalah siswa SMA sederajat. Apalagi, pemkot tengah menggondok pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.
Reporter: Reinaldi Julfirman











