Dulohupa.id- Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengaku sudah siap menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka atau offline.
Kepada dulohupa.id ia mengaku, sudah mempersiapkan segala kebutuhan untuk menggelar kegiatan belajar mengajar tersebut. Mulai dari tenaga pengajar, siswa, izin dari orang tua siswa, hingga fasilitas sekolah yang sudah dipersiapkan.
“Kami sudah melakukan vaksinasi kepada tenaga pengajar (guru). Sudah ada sekitar 97 persen guru yang sudah divaksin, sisanya hanya tinggal guru-guru yang memang tidak bisa divaksin atau punya penyakit penyerta,” ujar Marten saat ditemui usai menghadiri Rakornas Pengendalian Inflasi secara Virtual di Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Rabu (25/8/2021).
“Orang tua siswa pun banyak yang menginginkan sekolah tatap muka segera dilaksanakan, para orang tua mengaku kewalahan menghadapi para anak-anaknya” lanjutnya.
Marten menjelaskan, bahwa pihaknya sudah mengajukan peraturan daerah kepada pemerintah provinsi untuk disetujui, namun belum ada tanggapan. Karena itu, pihaknya belum bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.
“Kami sudah membuat perda, namun sesuai peraturan perundang-undangan, yaitu setiap peraturan kepala daerah itu harus memperoleh persetujuan dari provinsi, dan sampai dengan saat ini kita belum mendapatkan persetujuan tersebut.” ungkap Marten.
Ia juga mengungkapkan, bahwa pihaknya selalu mempertimbangkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pembukaan sekolah, segala faktor yang mempengaruhi tetap di pertimbangkan.











