Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Jelang Pembukaan Sekolah, Siswa SD-SMP di Kabupaten Gorontalo Akan Divaksinasi

×

Jelang Pembukaan Sekolah, Siswa SD-SMP di Kabupaten Gorontalo Akan Divaksinasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Shampir/Fandiyanto Pou
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Shampir/Fandiyanto Pou

Dulohupa.id- Siswa SD hingga SMP di Kabupaten Gorontalo akan divaksinasi Covid-19, jelang rencana pembukaan sekolah di wilayah tersebut pada awal Agustus 2021 nanti. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Shampir mengatakan, rencana pembukaan sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM) muka itu masih berpotensi dibatalkan, namun pihaknya tetap akan melakukan vaksinasi kepada para siswa. 

“Kami (Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo) berencana untuk menggelar vaksinasi massal untuk para siswa-siswi, dan untuk PTM yang akan dilakukan pada 2 Agustus mendatang kemungkinan akan dibatalkan, karena Kabupaten Gorontalo masuk dalam PPKM LevelD 3,” ungkap Roni kepada Dulohupa.id saat ditemui di Kantor Bupati Gorontalo, Rabu (28/7) siang. 

Roni juga menjelaskan, sebelum dilakukan PTM para siswa-siswi perlu dilakukan vaksinasi,  karena pembelajaran ataupun pembukaan sekolah dilaksanakan masih kondisi pandemi Covid-19. 

“Iya mereka para siswa-siswi harus perlu di vaksinasi. Sebab, dengan adanya rencana pembukaan sekolah tersebut, kalau tidak dilaksanakan dengan hati-hati kemungkinan akan ada klaster sekolah dan para siswa-siswi yang akan dilakukan vaksinasi mulai dari umur 12 sampai 17 tahun keatas,” jelas Roni. 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalingo mengatakan, bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mengawasi protokol kesehatan di sekolah, dan untuk vaksinasi terhadap siswa-siswi. Kata Zubair, ia sementara melakukan koordinasi dengan pihak dinas kesehatan, berapa jumlah siswa-siswi yang akan dilakukan vaksinasi. 

“Kita telah menunjuk tim khusus dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo yang akan memantau secara mendadak sekolah sekolah yang dibuka, ketika kita temukan ada sekolah yang tidak menerapkan protokol kesehatan maka kita akan tutup dan vaksinasi kami masih sementara koordinasi dengan pihak kesehatan,” tandas Zubair.

Reporter: Fandiyanto Pou