Scroll Untuk Lanjut Membaca
HIBURANPERISTIWA

Ini Pengakuan Rindi Batalipu Setelah Gugur dalam Ajang LIDA 2021

×

Ini Pengakuan Rindi Batalipu Setelah Gugur dalam Ajang LIDA 2021

Sebarkan artikel ini
Rindi Batalipu bersama ibu kandungnya saat ditemui di Kantor Kominfo Kabupaten Gorontalo, Jumat (4/6) sore/Foto : Fandiyanto Pou

Dulohupa.id- Rindi Batalipu, warga Gorontalo yang mengikuti ajang LIDA 2021 yang disiarkan di Indosiar, akhirnya mengungkapkan perasaanya kepada warga Gorontalo, setelah gugur dalam 16 besar. 

Kepada dulohupa.id, wanita 15 tahun asal Kabupaten Bone Bolango ini mengungkapkan permohonan maafnya, karena belum bisa membawa harapan besar masyarakat Gorontalo. Meski begitu, ia secara pribadi merasa bangga, karena bisa sampai di tahap 16 besar.

“Alhamdulillah selalu bersyukur karena telah sampai di top 16 ini, dan mohon maaf Rindi belum dapat menampilkan yang terbaik. Jadi Rindi selalu bersyukur kepada Allah, karena dari top 70 sampai sekarang masih diberikan nikmat yang lebih,” ungkap Rindi, Jumat (4/6). 

Ia pun mengaku, setelah menghabiskan seluruh energinya untuk memberikan penampilan terbaik dalam kompetisi ini, dirinya kini akan kembali fokus menyelesaikan pendidikannya. Sembari melatih suaranya. Tak kalah penting, menyusun rencana untuk pekerjaan di dunia tarik suara di bawah naungan MSG (musisi dan seniman Gorontalo). 

“Setelah ini saya akan fokus dulu dalam pendidikan sambil dibarengi dengan latihan untuk melatih suara. Jika diundang untuk manggung saya siap, dan sudah ada juga yang mengatur, di bawah naungan MSG,” jelas Rindi.

Ia pun mengaku, meski gagal dalam LIDA 2021, namun tak kemudian membuatnya berniat untuk mengikuti LIDA 2022. Sebab menurutnya, kesempatan untuk itu tentu harus dilakukan oleh orang lain yang lebih baik dari dirinya. 

“Tidak, saya akan memberikan kesempatan ke orang lain, untuk mengikuti LIDA 2022 nanti, dan mengharapkan akan ada perwakilan lagi untuk 2022,” ujar Rindi.

“Terima kasih banyak kepada semua pihak atas supportnya selama ini dan terutama kepada masyarakat Gorontalo, tanpa dukungan kalian saya sampai sejauh ini,” tambah Rindi memungkasi pernyataanya

Sementara itu, ketua MSG, Haris Suparto Tome mengaku bangga dengan prestasi yang sudah ditorehkan oleh Rindi. 

“Di kita sudah dua yang kita hadirkan untuk mengasah kemampuannya di pentas Nasional tahun lalu Wiranti sampai di top 24 dan Rindi sampai di top 16,” ujar Haris.

Terakhir Haris mengatakan, bahwa bakat seperti ini harus mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun provinsi, karena telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

“Selain diperhatikan oleh komunitas, dapat diperhatikan oleh pemerintah setempat minimal ada apresiasi dari profesi, kemampuan, dan talenta mereka, kalau mereka masih sekolah, setidaknya pemerintah dapat meringankan bebannya melalui beasiswa, karena bagaimanapun mereka telah mengharumkan nama daerah,” tutup Haris.

Reporter: Fandiyanto Pou