Dulohupa.id- Kelangkaan BBM (bahan bakar minyak) jelang tradisi Tumbilotohe dan Idul Fitri 1442, dipastikan tidak akan terjadi, meski terjadi lonjakan permintaan. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Fadlan, Sales Branch Manager Rayon IV Sulutgo, PT Pertamina (Persero) Gorontalo.
Ia pun merinci, bahwa sejauh ini, jumlah permintaan BBM mencapai lima ribu liter per hari, kendati, biasanya hanya berkisar lima hingga sepuluh ribu liter per minggu.
“Saat ini permintaan dalam satu hari, sekitar kurang lebih 5 ribu liter dalam sehari untuk minyak tanah non subsidi. Tadinya sekitar 5 ribu (liter) itu hanya satu minggu,” ujar Fadlan kepada Dulohupa.id di temui di ruang kerjanya, Kamis (6/5)
Adapun angka tersebut didapatkan dari tiga agen yang selama ini membeli BBM ke pihaknya, yakni PT Toyungo, PT 1001 berkah, dan PT Mosara.
“kita ada 3 agen yang menyuplai minyak tanah non subsidi, itu ada PT Toyungo, PT 1001 berkah, dan PT Mosara. Saat ini biasanya rata-rata pengambilan minyak tanah, yaitu dalam satu minggu sekitar 5 sampai dengan 10 kilo liter, kini pengambilan mereka mencapai 5 ribu liter perhari,” kata Fadlan.
Saat ini pihaknya kata Fadlan, sudah melakukan koordinasi dengan tim terminal BBM, juga dengan agen, dan pemerintah provinsi terkait ketersediaan tersebut.
“Dari hasil komunikasi kami dengan 3 agen yang menyuplai minyak tanah tersebut, penyalurannya saat ini sudah terpenuhi. Jadi di lapangan sudah disalurkan untuk minyak tanah non subsidi,” tutur Fadlan.
“Karena setiap hari agen minyak tanah bisa mengambil ke depot penebusan, (dan) BBM-nya mencukupi untuk sampai dengan lebaran,” tutup Fadlan.
Reporter: Yusuf Konoli











