Dulohupa.id- Terkait kebijakan pasar senggol di Kabupaten Gorontalo, Bupati Nelson Pomalingo menjelaskan, bahwa pihaknya akan memberikan kepastian pada Senin mendatang. Katanya, nantinya ia akan mengumumkan secara resmi, apakah pasar yang diadakan setiap Ramadhan itu, diizinkan atau tidak.
Hal itu ia ungkapkan saat meninjau langsung Pasar Telaga pada Jumat (30/4). Ia pun mengungkapkan, bahwa tujuan peninjauan pasar tersebut, untuk melihat keadaan pasar yang nantinya akan menjadi pusat pasar senggol di kabupaten tersebut. Itu jika pasar tersebut dibuka.
“Kenapa saya cek pertama Pasar Telaga, karena patokannya di sini (pasar senggol). Jadi kalau di sini tidak berjalan dengan baik, maka senggol juga tidak akan dibuka,” jelas Nelson ditemui usai melakukan peninjauan pasar.
“Karena itu saya mengambil sampel di sini, kami (pemerintah) hari ini akan rapatkan terkait pasar senggol dan hari Senin kita umumkan apakah senggol dibuka atau tidak,” tambahan.
Adapun hal-hal yang ditinjau oleh Nelson adalah spot-spot dagang, kebersihan, dan beberapa penataan pasar. Selain itu, ia juga meninjau bagaimana penerapan protokol kesehatan di pasar tersebut.
“Saya lihat jaraknya sudah bagus, kebersihannya. Bahkan kurang lebih 95 persen baik pembeli maupun pedagang sudah memakai masker,” ungkapnya.
Terakhir Nelson mengungkapkan, bila pasar senggol atau pasar malam tidak bisa dibuka. Pihaknya akan mengambil alternatif lain misalnya, pasar harian maupun mingguan akan diperpanjang waktu.
“Seperti, pasar mingguan itu jangan cuma dilakukan dua kali atau tiga kali. Maka dari itu mungkin ke depannya pasar mingguan akan diperpanjang. Tentu paling penting itu penjualannya, mau kapanpun waktunya itu yang kita atur dengan baik, maka ruang pembelian dan penjualan bisa terlaksana dengan baik,” tandasnya.
Reporter: Fandiyanto Pou











