Dulohupa.id- Seorang anak di Gorontalo curhat di Facebook terkait penganiayaan yang dialaminya. Anak yang matanya dalam keadaan bengkak dan tak bisa dibuka itu bercerita, bahwa dirinya dianiaya oleh seorang pria berseragam aparat keamanan. Video berdurasi 30 detik yang diunggah oleh akun facebook bernama Hpo MSI Gorontalo itu, saat ini telah ditonton oleh puluhan orang.
Tonton Video Curhatan Korban
Adapun dalam unggahannya, Hpo MSI Gorontalo menuliskan “Salah sasaran sampe keluar darah terus ini mata sampe skrg aatii (emot menangis). Pecat dan penjara. Saya saja tantenya tdk menerima perlakuan kalian. Kasian orang tua kalian susah2 kase skolah tinggi2 kong orang pe anak rupa binatang ngoni ada pukul,” ungkap Hpo dalam unggahannya.
Sementara anak yang ada dalam video tersebut mengungkapkan, bahwa sebelum pemukulan itu ia dituduh sebagai orang yang mencelakai kawan dari oknum tersebut.
“Ngana yang bakase celaka kita petaman waktu kemarin malam to yang di Panjaitan (kau yang melakukan kecelakaan kepada teman saya pada malam itu),” ungkap anak tersebut, mengutip pertanyaan oknum berdinas polisi itu kepadanya.
Mendapat tuduhan itu, ia pun menjawab,”bukan saya komdan, saya nanti ini ada kamari,” katanya kepada oknum tersebut.
Namun bukan melepasnya, oknum itu justru memukuli dia hingga babak belur.
“So ngana, di situ saya dorang baku tumbu akan, dorang baku injang akan pokonya dorang pukul dengan selang, dorang injang di batang leher dorang bage denk baalo. Ada yang pake dinas ada yang tidak ada nae motor dorang,” jelas korban.
Belakangan diketahui, anak yang kerap disapa Te Kunde itu, merupakan warga Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.
Reporter: Yusuf Konoli

