Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialPEMKAB GORONTALO

Selamat Hari Kartini, Fory Naway: Perjuangan Perempuan Belum Berakhir

×

Selamat Hari Kartini, Fory Naway: Perjuangan Perempuan Belum Berakhir

Sebarkan artikel ini
Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo, Fory Naway

Dulohupa.id-Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo, Fory Naway mengucapkan selamat hari Raden Ajeng Kartini atau R.A Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April. Kisah pejuang perempuan itu akan terus dikenang oleh seluruh masyarakat, terlebih untuk kaum perempuan. 

Fory mengatakan, sosok RA Kartini adalah superhero bagi perempuan di Indonesia. Kegigihannya memperjuangkan hak para perempuan untuk menerima pendidikan kata dia, tidak bisa dilupakan. Apalagi, Kartini merupakan perempuan yang juga gigih memperjuangkan emansipasi wanita, melepaskan kaum perempuan dari diskriminasi yang sudah membudaya pada.

“Perjuangan memang belum berakhir. Di era globalisasi masih banyak dirasakan penindasan dan perlakuan tidak adil terhadap perempuan. Itu semua adalah kebiasaan lama oleh sebagian orang, baik oleh pria yang tidak rela melepas sifat otoriternya, dan oleh bagian wanita itu sendiri belum berani melawan kebiasaan lama tersebut,” ujar Ketua TP-PKK PKK Kabupaten Gorontal, Fory Naway kepada Dulohupa.id saat ditemui di rumah dinas Bupati Gorontalo, Rabu (12/4). 

Fory menambahkan, perempuan harus mampu mengubah pola pikir atau mindset, untuk maju dengan harus belajar, baik dari pengalaman hidup maupun belajar non formal untuk bersaing era digital saat ini.

Belajar dari ketokohan dan kegigihan seorang RA Kartini, Fory Armin Naway mengajak perempuan Gorontalo harus mampu bersaing untuk mengisi pembangunan daerah di era digital saat ini.

“Momentum peringatan Hari Kartini tahun 2021 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1442 H kali ini, dengan begitu terbilang spesial, karena di bulan ini kaum perempuan memiliki tempat khusus, terutama bagi kaum ibu-ibu rumah tangga yang dapat  memetik pahala  puasa lebih banyak dibandingkan dengan kaum Laki-laki,” ungkapnya. 

Lebih lanjut kata Fory, perempuan atau Ibu rumah tangga di bulan Ramadhan, sebagaimana lazimnya memiliki tugas ekstra yang lebih berat dibandingkan dengan bulan-bulan yang lainnya. Di bulan ini, kaum Ibu tidak hanya menjalankan puasa, namun juga harus bekerja.

Oleh karena itu, melalui peringatan Hari Kartini 21 April 2021 tahun ini, siapapun kita, khususnya kaum perempuan, sejatinya menjadikan momentum ini untuk memaknai kembali, hakekat peran dan fungsi perempuan di tengah masyarakat. 

“Perempuan  yang memperjuangkan  kaum perempuan Indonesia zaman dulu, tidak hanya oleh Kartini, tapi oleh pejuang-pejuang perempuan Indonesia yang terkenal, seperti pejuang perempuan Cut Nya’ Dien dari Aceh, Cut Meutiah dan lain sebagainya. Merekalah menjadikan kaum perempuan Indonesia harus lebih progresif dalam meningkatkan kapasitas sebagai perempuan unggul dan terhormat, baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maupun dalam ranah lokal dan dalam ruang lingkup kehidupan rumah tangga,” tandasnya Forry. 

Reporter: Fandiyanto Pou