Dulohupa.id- Ardan Manopo (55), seorang nelayan asal Desa Dulukapa, Kecamatan Sumalata yang sejak tiga hari lalu melaut, hingga hari ini, Selasa (13/4) belum juga kembali. Kabarnya pun kini tak kunjung diketahui. Seorang anggota Tagana Gorontalo, lantas melaporkan hal itu kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo (Basarnas Gorontalo).
“Benar telah diterima laporan pagi tadi, bahwa seorang nelayan melaut dari Minggu pukul 16.00 Wita dan biasanya sudah kembali sekitar pukul 18.00 Wita, selanjutnya kami kerahkan tim dari Pos SAR Kwandang berjumlah 5 orang,” ungkap Reski Hasan selaku Komandan Pos Sar Kwandang.
Ardan sendiri diketahui melaut menggunakan perahu Ketinting menuju perairan Desa Dulukapa Kecamatan Sumalata Kabupaten, Gorontalo Utara.
Saat ini, sejumlah personil dari tim SAR gabungan menuju lokasi pencarian, dengan perahu karet. Sementara itu, beberapa personil lainnya berkoordinasi dengan pihak keluarga dan unsur SAR terkait untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
Namun hingga Senin (12/4) sore Tim SAR Gabungan belum juga mendapatkan tanda tanda keberadaan korban. Lalu, pada hari ini, Selasa, (13/4), tim kembali melaksanakan penyisiran dengan membagi tim menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit) yanki SRU 1 melaksanakan pencarian menggunakan perahu karet dan SRU 2 melaksanakan pemantauan di pinggir.
“ya korban tidak jauh dari bibir pantai. Namun hingga sore hari menjelang waktu berbuka puasa, tim di lapangan belum juga mendapatkan titik terang,” ungkap Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan pertolongan Gorontalo.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa tim di lapangan sudah melaksanakan pencarian sesuai dengan SOP tanpa mengurangi durasi (waktu pencarian). Tim di lapangan akan terus memperluas pencarian esok hari yang dicurigai terdapat tanda tanda korban.
Hingga saat ini tim SAR Gabungan terus mengupayakan dan memaksimalkan pencarian hingga lima hari ke depan.
Reporter: Has











