Dulohupa.id- Sebanyak 1.254 personil gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait diterjunkan untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) di Gorontalo. Pengamanan tersebut akan berlangsung selama lima belas hari ke depan, dimulai sejak 21 Desember 2020 kemarin, hingga 4 Januari 2021.
“Pengamanan natal dan tahun baru melibatkan unsur kepolisian, TNI, dan instansi terkait. Totalnya, ada 1.254 personil gabungan pengamanan yang disiapkan mengamankan natal dan tahun baru,” ujar Kabid Humas Polda Gorontalo, Wahyu Tri Cahyono kepada Dulohupa.id, Kamis (24/12).
Wahyu merincikan, dari ribuan personil tersebut, 569 di antaranya adalah personil kepolisian, 685 personil TNI, sedangkan sisanya personil dari sejumlah instansi.
“Nanti seluruh tim gabungan itu terbagi menjadi 27 pos. Ada pos pengamanan, ada pos pelayanan, dan ada pos terpadu,” terangnya.
Pos pengamanan kata Wahyu, melakukan pengamanan di lokasi-lokasi yang rawan kriminalitas atau rawan macet. Lalu pos pelayanan berada di lokasi-lokasi yang berkonsentrasi pada pelayanan masyarakat. Sementara pos terpadu berada di bandara, pelabuhan, dan terminal.
Wahyu menegaskan, selama libur Nataru ini, pihaknya memang meningkatkan kinerja aparatnya dalam melakukan penjagaan dan pengamanan. Salah satunya memperketat penjagaan di perbatasan.
“Pak Kapolda juga telah menegaskan titik kerawan(an) menjadi kewaspadaan kita semua dan menjadi perhatian kita semua,” ujarnya.
Ia pun mengungkapkan, telah memetakan titik-titik rawan rawan konflik, perkelahian antar kelompok, termasuk juga masalah teroris selama libur Nataru.
“Untuk masalah penanganan teroris sendiri, kita di Gorontalo juga selalu melakukan koordinasi terkait penanganan dan pencegahan tindakan terorisme selama Nataru dengan pihak Densus yang ada di Gorontalo,” tutup Wahyu.
*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Zulkifli Mangkau











