Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Tak Ada Perayaan Tahun Baru, Penjual Kembang Api Merugi?

×

Tak Ada Perayaan Tahun Baru, Penjual Kembang Api Merugi?

Sebarkan artikel ini
produsen kembang api merugi/FOTO: Galih Pradipta-Media Indonesia
Media Indonesia/Galih Pradipta

Dulohupa.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Gorontalo terkait perayaan Natal dan Tahun Baru 2021. Salah satu poin yang ditegaskan dalam surat tersebut adalah, imbauan untuk tidak melakukan perayaan puncak pergantian tahun 2020 ke 2021.

Padahal, perayaan pergantian tahun sendiri merupakan salah satu momen para penjual kembang api atau petasan, untuk meraup untung. Lalu apakah penjual kembang api merugi?

Seorang pedagang petasan dan kembang api, Yati Tahir (46) warga Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo mengungkapkan, walaupun tidak ada perayaan untuk tahun baru, namun tetap saja masih banyak pembeli yang berdatangan.

“Kebanyakan pembeli dari kalangan anak – anak dan pemuda.Jadi, kami (Pedagang) tidak sembarangan memperjual belikan petasan yang tidak sesuai kepada anak-anak, tapi kalau dari kalangan anak-anak muda nanti mendekati hari puncak pasti mereka datang untuk membeli petasan,” ungkap Yati Tahir (46), salah satu penjual kembang api di  Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo, Kamis (24/12) pagi.

Yati pun optimis, pembeli kembang pasti tetap akan ada meski tidak ada perayaan secara besar-besaran. Karena menurutnya, meski perayaannya sederhana di rumah dengan keluarga kecil, namun tetap saja membutuhkan petasan sebagai simbol pergantian tahun.

“Barusan juga ada yang beli kembang api untuk kebutuhan pribadi mungkin atau digunakan bersama keluarga,” tambahan.

Bicara soal kerugian, Yati mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sebab kebanyakan dagangan yang dijual adalah dagangan yang belum habis tahun kemarin.

“Tahun kemarin saya menghabiskan dana berkisar 10 jutaan, jadi masih ada sisanya. Untuk kerugian itu pasti sedikit, tapi kalau habis terjual semua petasan dan kembang api, pastinya akan untung besar,” pungkasnya.

Reporter: Fandiyanto Pou