DULOHUPA.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango membatalkan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tahun 2020. Pembatalan tersebut dilakukan karena melonjaknya kasus baru COVID-19 di Gorontalo.
Atas pembatalan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Ishak Ntoma, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta upacara eselon II, III, dan IV.
Peringatan HUT Korpri pun hanya dilaksanakan dengan kegiatan ini sederhana, berupa penyerahan SK Bupati Bone Bolango tentang pemberhentian kenaikan pangkat pengabdian, pemberhentian dan pemberian pensiun PNS yang mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) TMT 1 Desember 2020.
Penyerahan SK Presiden dan SK Gubernur Gorontalo tentang kenaikan pangkat PNS di lingkungan Pemkab Bone Bolango periode 1 Oktober 2020, penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris anggota Korpri Bone Bolango yang meninggal dunia.
“Selanjutnya, penyerahan piagam dan bonus kepada para pemenang pertandingan olahraga bulu tangkis dan catur dalam rangka memeriahkan HUT Korpri ke-49 tahun, serta penerimaan dokter internship Indonesia di Kabupaten Bone Bolango,” jelas Sekda Ishak Ntoma, di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin (30/11/2020).
Pada kesempatan tersebut Ishak kepada seluruh jajaran Korpri Bone Bolango mengungkapkan, bahwa berkat kerja sama semua pihak, serta disiplin, ketekunan, dan kesetiaan anggota Korpri dalam menyetor iuran Korpri, pihaknya dapat melaksanakan berbagai lomba dalam rangka meningkatkan kekompakan, persatuan dan kesatuan di antara seluruh anggota Korpri, dan lebih penting adalah membangun sportivitas.
“Kita melaksanakan dua cabang olahraga, yakni bulu tangkis dan catur. Kedua cabang ini yang selalu ada pada POR Korpri. Pada 2021 nanti, akan dilaksanakan di Kendari, Sulawesi Tenggara,” ujar Sekda Ishak Ntoma.
*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Mega











