Dulohupa.id – Menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkomitmen untuk terus bekerja maksimal mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, termasuk urusan logistik.
Memastikan kesiapan jajaran menghadapi hari pencoblosan, KPU menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Logistik dan Perlengkapan Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19 dalam Pemilihan Serentak 2020. Rakor berlangsung pada Kamis (26/11) hingga Jumat (27/11).
Ketua KPU RI Arief Budiman yang hadir langsung pada kegiatan tersebut mengingatkan pentingnya memahami filosofi dalam mengelola logistik.
“Ini (logistik) bukan sekadar barang, tapi sarana yang mengonversi hak konstitusional pemilih. Filosofi ini mesti di pahami dengan baik,” ujar Arief.
Arief kembali menekankan agar jajaran KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota yang melaksanakan Pemilihan 2020, lebih berhati-hati dalam melakukan pengelolaan logistik mulai dari pengadaan sampai distribusinya.
“Kita semua mesti punya semangat pemilu kita ke depan mesti semakin baik. Saya ingin setiap saat hal hal mengenai logistik menjadi semakin baik, tolong logistik ini harus menjadi bagian yang transparan seperti Sirekap,” pesan Arief.
Anggota KPU RI Ilham Saputra juga mengingatkan pentingnya mengukur berbagai aspek dalam setiap membuat kebijakan terkait urusan logistik.
“Pastikan proses berjalan dengan baik. Kita harus menghitung secara detail, hitung berapa lama dan mana yang harus di dahulukan,” ucapnya.
Perhatikan Protokol Kesehatan
Sementara itu, anggota KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi juga mengingatkan jajarannya untuk memerhatikan protokol kesehatan sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.
“Saya mohon betul proses pelipatan penyortiran di ruang tertutup di atur jaraknya. Sehingga kita ingin prestasi yang selama ini kita capai penyebaran Covid-19 tidak berlipat ganda di daerah tetap sampai hari pemungutan. Mari kita tunjukkan pemilihan kita sehat,” tegas Pramono.
Menyelenggarakan Pemilihan di tengah pandemi Covid-19 menjadi tantangan baru yang harus dihadapi KPU. Adanya penyesuaian kebijakan memengaruhi berbagai tahapan. Salah satunya tahapan pengelolaan logistik.
Pramono mengatakan, pengelolaan logistik pada pemilihan kali ini bukan hal yang mudah. Pasalnya, waktu pengadaan sampai distribusi terbilang singkat.
“Waktu kita mepet sekali, tadi Pak Ketua (Arief Budiman) minta agar kita membuat laporan progres ketersediaan logistik ini baik dari penyedia maupun KPU kab/kota. Nah kita minta progres perhari agar kita bisa pastikan item kebutuhan logistik kita pada waktunya harus sudah tersedia,” jelas Pramono saat menutup kegiatan Rakor Pengelolaan Logistik di Jakarta, Jumat (27/11).
*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Mega











