Dulohupa.id – Bencana kekeringan di sejumlah kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo mengalami kekurangan air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mencatat ada sebanyak 6.560 jiwa mengalami kekurangan air bersih.
“Ada bermacam-macam akibat dari bencana kekeringan ini, dari kekurangan air bersih, kebakaran hutan/lahan, gagal panen,” papar Kepala Bagian Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo, Ferdi Adam kepada Dulohupa saat ditemui diruangannya, Selasa (05/9/2023).
Berdasarkan data dari BPBD Provinsi Gorontalo terdapat 5 kabupaten, 10 kecamatan, 16 desa, dan 18 dusun yang berstatus siaga darurat. Sebagai informasi, data ini merupakan hasil laporan dari wilayah yang terdampak kepada BPBD Provinsi, dan ini belum termasuk data dari Kota Gorontalo.
5 Kabupaten terdampak kekurangan air bersih :
1. Kabupaten Boalemo
Kecamatan Paguyaman Pantai terdapat 2 desa yang mengalami kekurangan air bersih dan 1 desa yang mengalami gagal panen. Desa Lito dengan jumlah jiwa 1.796 terdampak kekurangan air bersih, Desa Apitalaut dengan jumlah jiwa 2.706 terdampak kekurangan air bersih, dan Desa Olibu dengan jumlah lahan yang terdampak 108,9 hektar yang masing-masingnya 81,7 hektar untuk lahan jagung dan 27,2 hektar untuk lahan cabe.
2. Kabupaten Bone Bolango, kecamatan Botupingge terdapat 4 desa yang mengalami kukurangan air bersih. Desa Buata dengan jumlah jiwa 180 terdampak kekurangan air bersih, Desa Luwohu dengan jumlah jiwa 181 terdampak kekurangan air bersih, Desa Tanah Putih dengan jumlah jiwa 182 terdampak kekurangan air bersih, Desa Panggulo dengan jumlah jiwa 427 terdampak kekurangan air bersih. Kecamatan Bulango Utara, Desa Suka Damai dengan jumlah jiwa 385 terdampak kekurangan air bersih. Kecamatan Bulango Timur, Desa Bulontalangi Timur dengan jumlah jiwa 105 terdampak kekurangan air bersih. Dan kecamatan Suwawa Timur, Desa Libungo dengan jumlah jiwa 283 terdampak kekurangan air bersih.
3. Kabupaten Gorontalo, kecamatan Pulubala Desa Puncak dengan jumlah jiwa 1.520 terdampak kekurangan air bersih.
4. Kabupaten Gorontalo Utara, kecamatan Kwandang Desa Pontolo dengan jumlah jiwa 773 terdampak kekurangan air bersih.
5. Kabupaten Pohuwato, terdapat 2 kecamatan yang terdampak. Kecamatan Buntulia, Desa Taluduyunu dengan jumlah 40 kepala keluarga yang terdampak kekurangan air bersih. Kecamatan Taluditi, Desa Panca Karsa jumlah jiwa yang terdampak belum terkonfirmasi.
“Kami terus berusaha menyuplai air bersih dengan pihak terkait, untuk memenuhi permintaan dari daerah yang terdampak kekeringan,” tambah Ferdi.
Informasi update mengenai bencana kekeringan di beberapa tempat, akan di sampaikan setiap minggunya.
Reporter: Yayan












