4 Pengelola Pasar di Kabgor Mendadak Diganti, Ada Apa?

Dulohupa.id– Empat pengelola pasar besar di Kabupaten Gorontalo mendadak di ganti Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Pergantian tiba-tiba ini langsung menuai pro kontra bahkan berujung hingga ke Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo.

Kamis (7/1), Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gorontalo menggelar rapat terkait persoalan ini.

“Saya lihat mungkin ada beberapa pengontrak yang secara tiba-tiba terganti. Maka dari itu Dinas harus lebih efektif lagi melihat kinerja kerja dari masing – masing pengontrak sebelum membuat keputusan.” Tegas Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo, Sri Ningsih Nurkamiden kepada Dulohupa.id

Olehnya menurut Ningsih, harus ada tolak ukur yang jelas untuk menjadi pertimbangan pemutusan kontrak.

“Seperti contohnya, saya tidak bisa menyebutkan siapa yang pekerjaan bagus dan tidak bagus, karena ada pribadi mereka yang bagus, tiba-tiba di ganti dan ada juga yang tidak bagus tapi masih di pertahankan, ini harusnya lebih tepat lagi memilih,” tutup Ningsih.

Sementara itu secara terpisah, Kepala Bidang Pasar Kabupaten Gorontalo, Rahmanto Lahili mengungkapkan, dari Empat pengontrak yang tiba – tiba di ganti. Hanya satu pengontrak yang protes terhadap pergantian itu. Hal ini karena sebelumnya pengontrak tersebut sudah mengelola dari tahun 2012 sampai 2020 ini.

“Memang empat yang kita ganti, tapi dari empat pengontrak tersebut hanya satu yang pengontrak yang protes. Itu dari Telaga,” jelas Rahmanto

Lebih lanjut Rahmanto mengatakan, pergantian pengelola ini juga karena pihaknya ingin ada penyegaran dalam hal pengelola pasar.

Sebelumnya, empat pengelola pasar besar, Masing-masing Pasar Telaga, Yosonegoro, Datahu dan Asparaga mendadak diganti.

 

Reporter: Fandiyanto Pou