Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HEADLINEKOTA GORONTALOPERISTIWA

3 Pasangan Diduga Mesum Terjaring Operasi Gabungan Forkopimda Dungingi

×

3 Pasangan Diduga Mesum Terjaring Operasi Gabungan Forkopimda Dungingi

Sebarkan artikel ini
Razia Pasangan Mesum
Camat Dungingi, Heriyanto Abas dan Kapolsek Dungingi, Ipda Roy Pidu saat memimpin operasi pekat di kos-kosan. Foto: Enda/Dulohupa

Dulohupa.id – Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang melibatkan petugas Polsek Dungingi, TNI dan pemerintah Kecamatan Dungingi menggelar operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) di sejumlah kos-kosan, penginapan dan homestay di wilayah setempat, Minggu (20/8/2023) dini hari. Operasi dipimpin langsung Camat Dungingi, Heriyanto Abas dan Kapolsek Dungingi Ipda Roy Yusri Pidu.

Awalnya petugas gabungan menyisir sejumlah indekos di Kelurahan Tuladenggi Kecamatan Dungingi. Di lokasi ini, satu persatu kamar kos dirazia dan meminta penghuni kos agar bisa memperlihatkan KTP, kartu keluarga ataupun surat nikah.

Alhasil di Kelurahan Tuladenggi, petugas menemukan dua pasangan bukan suami istri berada di dalam kamar kos. Petugas pun kemudian membawa terduga pelaku mesum ke kantor Polsek Dungingi.

Razia Kos
Petugas mendapati pasangan di luar nikah saat di dalam kamar kos. Foto: Enda/Dulohupa

Di lokasi lainnya yang berada di kelurahan Tomolobutao, tim gabungan juga menemukan satu pasangan di luar nikah. Meskipun pasangan tersebut beralasan akan segera menikah, namun petugas tetap mengamankannya.

Kapolsek Dungingi, Ipda Roy menegaskan bahwa, operasi penyakit masyarakat (Pekat) Otanaha ini untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat atas sejumlah indekos diduga menjadi tempat maksiat.

“Ada empat titik di tiga Kelurahan yang kami razia. Kami mengamankan tiga pasangan yang masih berstatus pacaran,” ujar Ipda Roy.

Tiga pasangan diamankan, kata Ipda Roy, dilakukan pembinaan di Polsek Dungingi.

“Kami berikan pembinaan dan diundang orangtua mereka. Ini untuk memberikan efek jerat agar perbuatan ini tidak diulangi lagi,” tegasnya.

Camat Dungingi
Ketiga wanita yang terjaring razia mendapatkan pembinaan dari Camat Dungingi. Foto: Enda/Dulohupa
Pembinaan
Tiga pria yang terjaring razia saat mendapatkan pembinaan dari petugas Polsek Dungingi. Foto: ENda/Dulohupa

Sementara Camat Dungingi, Heriyanto Abas saat memberikan pembinaan kepada pasangan di luar nikah menegaskan, pihaknya tidak akan mentolirir jika penyakit masyarakat ini terus dilakukan di wilayahnya.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan pihak kepolisian agar wilayah Dungingi bebas dari maksiat. Kos-kosan maupun penginapan yang bebas rawan dijadikan tempat berbuat yang tidak baik. Ini akan menjadi perhatian serius bagi kami,” tegas Heriyanto.

Camat Dungingi juga berharap agar masyarakat terutama pendatang di wilayah Dungingi segera melapor di kantor Kelurahan setempat. Hal ini untuk mencegah tindakan aksi kejahatan yang bisa menimbulkan keresahan masyarakat.

Reporter: Enda