Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALOPERISTIWA

179 Orang Mengungsi Akibat Banjir di Kota Gorontalo

135
×

179 Orang Mengungsi Akibat Banjir di Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Kota Gorontalo Banjir
Kondisi korban banjir mengungsi di ruang kelas SDN 38 Hulondalangi, Kota Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Sebanyak 179 orang mengungsi akibat banjir yang melanda dua kecamatan di Kota Gorontalo, Kamis (20/06/2024).

Kepala Pelaksana Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo, Mahmud Baderan mengatakan bahwa terdapat dua titik lokasi pengungsian untuk warga yang terdampak banjir.

BPBD juga masih mempersiapkan dapur umum dan keperluan lainnya untuk kebutuhan korban banjir.

“Di posko pengungsian banjir Kota Gorontalo itu ada dua tempat. Jadi di SDN 38 Kecamatan Hulonthalangi itu ada 48 KK 172 jiwa dan SDN 41 Kecamatan Hulonthalangi itu ada 7 jiwa,” ujar Mahmud kepada Dulohupa.

Kata Mahmud, sesuai pantauan pihaknya kondisi air sudah surut. Namun untuk kondisi di hulu sungai masih mendung dan air masih terlihat tinggi.

“Kalau tidak ada susulan hujan, kemungkinan sudah tidak lagi bertambah dan kemungkinan banjir sudah akan surut. Tapi kalau di hulu (sungai) sana masih hujan lebat seperti kemarin, yaa kemungkinan akan naik lagi,” pungkasnya.

Banjir yang terjadi diakibatkan intensitas curah hujan yang tinggi sejak kemarin ditambah jebolnya tanggul sungai yang berada di hilir.

Sementara menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Gorontalo, Ferdi Adam bahwa terdapat tiga titik tanggul sungai yang jebol.

“Iya tanggulnya jebol, ada tiga titik yang jebol,” ucap Ferdi.

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kota Gorontalo Gorontalo, banjir merendam 5 kelurahan masing-masing kelurahan Bugis, Tenda, Botu, Talumolo dan Padebuolo.

Lokasi terparah terdampak banjir berada di Kelurahan Bugis, Kecamatan Dumbo Raya dengan ketinggian air sampai pinggul orang dewasa.

Reporter: Yayan