1242 Nakes di Pohuwato Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

Dulohupa.id – 1242 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Pohuwato, masuk prioritas vaksin Covid-19 tahap 1. Langkah ini sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tentang sasaran vaksinasi tahap 1.

“Sasaran utama vaksinasi ialah nakes, itu merujuk pada juknis yang ada. Olehnya kami telah mendata ada sekitar 1.242 Nakes yang akan di vaksin nanti,” ujar Dr. Sarahwanti Abbas kepada Dulohupa.id Rabu (6/1).

Lebih lanjut Sarahwanti mengatakan, nakes yang akan di vaksin bukan hanya perawat dan dokter. Tapi seluruh tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit dan puskesmas. Karena setiap harinya selalu berhadapan dengan pasien COVID-19 dan juga rentan terpapar covid-19.

“1.242 ini bukan hanya tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat, tapi mereka yang bekerja di fasilitas kesehatan seperti cleaning service, tenaga laundry, juru masak, administrasi umum, semuanya akan di vaksin terlebih dahulu,” paparnya.

Kadinkes Pohuwato itu juga menyebutkan, untuk vaksinasi Nakes ini akan mulai berlangsung pada awal bulan Februari mendatang. Setelah itu menyusul vaksinasi ke para pejabat, pelayanan publik, sesuai dengan edaran juknis.

“Vaksinasi ini akan berlangsung minggu awal Februari, sesuai dengan Roadmap kami di Dikes,” tuturnya.

Menurut Sarahwanti, meskipun jumlah nakes yang akan menjalani vaksinasi sudah ada jumlahnya. Tapi, Hingga kini belum ada jumlah pasti jatah vaksin untuk Kabupaten Pohuwato.

“Untuk jumlah vaksin yang akan masuk ke Dikes Pohuwato belum ada angka secara pasti, Hanya saja untuk jumlah sasarannya itu sudah ada. Sesuai dengan pembahasan di rapat kemarin,” kata Sarahwanti.

Sementara itu, untuk Pasien Covid-19 yang sudah sembuh, tidak akan menjalani vaksinasi. Karena antibodi dari pasien yang positif tersebut sudah lebih dulu terbentuk. Sehingga vaksinasi ini hanya akan berfokus pada mereka yang belum terpapar COVID-19.

“Masyarakat yang pernah terpapar covid-19 tidak akan menjalani vaksinasi, Begitu juga dengan masyarakat yang punya rincian penyakit sesuai dengan juknis vaksinasi yang Pemerintah pusat sampaikan,” tandasnya.

 

Reporter: Zulkiflli Mangkau