Dulohupa.id – Sejumlah warga di Desa Pongongaila, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo mengaku alami gatal kulit hingga bengkak pada bagian badan. Penyakit gatal-gatal itu diduga terkena debu ari jagung dari PT AGRO UTAMA INDONESIA.
Seperti yang dialami Muchtar Kasim merupakan penduduk Dusun 2 Helemohengu, Desa Pongongaila. Ia terserang gatal-gatal pada kulit bagian belakang. Menurutnya, debu ari jagung menyebar melalui udara hingga masuk ke rumah
“Ini saya sudah gatal-gatal,” ungkap Muchtar Kasim, sambil menunjukan punggungnya yang terkena penyakit kulit.

Lain juga penyampaian Hasim Rahim, warga setempat yang merupakan Wakil Ketua BPD di Desa itu mengaku bahwa masalah yang kerap ada saat ini itu adalah persoalan limbah debu ari jagung, bising mesin hingga aktifitas yang diluar batas jam kerja.
“Aktivitas perusahaan, seperti saat ini kan musim panen, aktivitasnya sampe larut malam. 1 kali 24 jam. Itu setahu saya, karena saya berada di depan Perusahaan,” kata Hasim Rahim.
Permasalahan ini lanjut Hasim Rahim, sudah sering kali diutarakan kepada pihak perusahaan. Bahkan dirinya sudah mendatanginya. Namun, hasilnya masih tetap nihil. Artinya, tidak ada respon yang menjamin ini tidak akan terulang lagi.
“Kalau saya kasih solusi. Cuman dari perusahaan itu tidak ada jawaban yang pasti. Tidak ada jawaban yang bisa masyarakat di sini pegang dari masalah yang ada,” ujar Hasim Rahim.
Lebih lanjut Hasim Rahim mengatakan harusnya, sebelum ada operasi dari PT AGRO UTAMA INDONESIA ini ada yang namanya izin lingkungan. Namun, hingga saat ini khusus untuk warga di Desa itu tidak pernah dilakukan.
“Saya tidak pernah dengar pengurusan izin lingkungan itu. Tetapi saya pernah mempertanyakan soal izin operasi perusahaan itu. Kalau pun ada, apakah sudah dilakukan pertemuan dengan masyarakat. Tetapi ini kan tidak ada,” ucap Hasim Rahim.
Sementara Widiana selaku Human Resource Development (HRD) PT AGRO UTAMA INDONESIA membantah terkait masalah itu. Menurutnya, kalaupun itu benar dampak dari dari jagung, mungkin mereka yang berada di perusahaan mengalami dampak yang sama.
“Memang ada penyakit warga itu. Kalaupun itu gatal akibat dari debu jagung. Mungkin kita yang duluan terima. Secara kan kita di dalam perusahaan,” kata Widiana.
Selain itu pimpinan PT AGRO UTAMA INDONESIA, Mr Chao sapaannya menyebut, hal itu hanya mencari kesalahan saja.
“Dia cuma cari masalah Aku,” singkatnya melalui Via WhatsApp.
Reporter: Herman Abdullah












