Warga Kecewa Penyaluran Minyak Goreng di Kecamatan Tilango Tak Merata

oleh -122 Dilihat
minyak goreng
Ratusan warga di Kecamatan Tilango saat antri membeli minyak goreng. (Foto Dulohupa.Id

Dulohupa.Id – Ratusan warga menyerbu tempat penyaluran minyak goreng curah yang digelar Dinas Perdagangan Kabupaten Gorontalo bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Sabtu malam (03/04/2022).

Pendistribusian minyak goreng murah bagi warga di 8 desa Kecamatan Tilango itu, dipusatkan di salah satu toko sembako di Desa Tabumela.

Dari pantauan Dulohupa.id di lokasi, warga yang datang rela mengantri berjam-jam untuk membeli minyak goreng yang hanya dijual 14 ribu perliter tersebut.

Penyaluran 2000 liter minyak goreng dari mobil tangki itu, setiap desanya mendapatkan jatah 11 sampai 13 jerigen yang setiap jerigennya berukuran 20 liter, dimana setiap orangnya mendapatkan dua liter.

Seorang warga Desa Tenggela, Mun Hesmen mengeluhkan dari delapan desa yang ada, hanya desa tenggela tak kebagian minyak goreng.

Padahal sebelumnya, sebagian warga di desa tersebut sudah terdaftar sebagai pembeli dan dipastikan akan mendapatkan minyak goreng.

“Siapa yang tidak kecewa, pasti kecewanya ada. Kenapa hanya Tenggela yang tidak dapat. Katanya sudah habis di tangki itu. Padahal saya dari siang balik lagi sore, terus balik lagi usai salat Tarawih ,” imbuh Mun Hesmen.

Penyaluran minyak goreng
Sejumlah Warga Tenggela yang tidak kebagian Minyak Goreng. (Foto Dulohupa)

Saat dikonfirmasi mengenai hal itu, pihak Dinas Perdagangan Kabupaten Gorontalo enggan memberikan keterangan terhadap awak media yang saat itu sedang meliput.

“Tunggu sebentar, mana pak Camat,” singkat Kabid Perdagangan dan Pasar Kabupaten Gorontalo, Rahmanto Lahili kepada wartawan.

Namun pihak pemerintah Kecamatan Tilango memberikan keterangan bahwa, bagi warga yang belum kebagian akan mendapatkan minyak goreng ke jadwal penyaluran berikutnya.

“Minyak goreng ini bukan hanya malam ini didistribusikan karena ini hanya dua ribu liter. Di Kabupaten Gorontalo itu tersedia ratusan ribu ton yang akan disalurkan di seluruh desa se-kabupaten Gorontalo,” tutur Ikram.

“Jadi masyarakat jangan perlu takut kehabisan minyak goreng, nanti akan disalurkan bertahap,” tutur Ikram,” tambahnya.

 

Minyak Goreng Tilango
Camat Tilango, Ikram Huruji saat diwawancarai awak media. (Foto Dulohupa.Id)

Lanjut Ikram, seharusnya antrian minyak goreng ini tidak terjadi, karena secara teknisnya dinas perdagangan hanya menyalurkan di salah satu toko atau warung. Kemudian dari warung ini akan didistribusikan ke desa-desa.

“Jadi setiap desa itu mendapatkan 250 liter minyak goreng. Nantinya masyarakat bisa membelinya di masing-masing desa. Jadi antrian ini terjadi karena animo masyarakat tinggi di tengah kelangkaan minyak goreng,” jelasnya.

Sementara proses Distribusi minyak goreng ini juga membuat lalu lintas di jalan Raja Wadipalapa menjadi macet, sehingga kendaraan diminta berputar arah.

 

(SDM/Dulohupa)