Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Warga Kecamatan Sipatana Digegerkan dengan Penemuan Mayat di Semak

122
×

Warga Kecamatan Sipatana Digegerkan dengan Penemuan Mayat di Semak

Sebarkan artikel ini
Penemuan mayat di Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.
Warga Kelurahan Bulotadaa Timur, Kecamtan Sipantana, Kota Gorontalo, digegerkan dengan ditemukanya mayat laki-laki dengan kondisi tersungkur disemak-semak pada kamis pagi (19/12/2019)

Dulohupa.id – Warga Kelurahan Bulotadaa Timur, Kecamtan Sipantana, Kota Gorontalo, digegerkan dengan ditemukanya mayat laki-laki dengan kondisi tersungkur disemak-semak pada kamis pagi (19/12/2019)

Untuk mengetahui penyebab kematian, jenaza langsung dibawa kerumah sakit Aloesaboe Kota Gorontalo, untuk dilakukan pemeriksaan.

Mayat laki-laki yang diketahui berinisial B-D alias Ka Badu tersebut merupakan warga Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Mayat tersebut ditemukan dengan kondisi tersungkur, oleh seorang warga yang saat itu sedang akan melakukan aktifitasnya di pagi hari.

Menurut pengakuan Ucun, warga yang pertama  kali melihat mayat tersebut, sekitar pukul 07.30 Wita yang bersangkutan berangkat dari rumahnya menuju ke tempat kerja dengan berjalan kaki, saat melintasi Jl. Setapak yang sehari hari di gunakan untuk menuju lokasi kerja saksi melihat ada sosok mayat laki-laki dalam posisi tengkurap di semak-semak tidak jauh dari jalan setapak yang di lalui oleh saksi.

Melihat korban tidak lagi bernapas Ucun kemudian memberitahukan kepada masyarakat sekitar adanya laki-laki yang kemunkinan sudah meninggal.

“ pas waktu saya mau pergi bekerja, saya pertama melihat kaki seseorang, ternyata itu adalah kaki seorang laki-laki yang ternyata sudah meninggal. Sayapun langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada masyrakat sekitar.”

Petugas kepolisian yang mendapat laporan dari warga langsung, mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara. Selanjutnya  jasad korban dievakusai dan dibawa kerumah sakit Aloe Saboe Kota Gorontalo, untuk dilakukan visum.

Untuk memastikan penyebab kematian korban, petugas Kepolisian Polres Gorontalo Kota kini masih melakukan penyelidikan dan identifikasi lebih lanjut. (Kibong)