Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
PERISTIWA

Warga Gorontalo Kecam Aksi Bakar Al-Quran di Swedia

×

Warga Gorontalo Kecam Aksi Bakar Al-Quran di Swedia

Sebarkan artikel ini
bakar al-quran
Masa aksi bela Al-Qur'an oleh sejumlah pemuda di Simpang Lima Gorontalo, Jumat (10/2). (F.Kris/Dulohupa)

Dulohupa.id – Sejumlah warga Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa mengecam aksi pembakaran Al-Quran di depan Kantor Kedutaan Turkey untuk Swedia belum lama ini. Puluhan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Bela Al-Quran ini menggelar aksi protesnya di Simpang Lima Gorontalo, Jumat (10/2). Dalam orasinya massa aksi mengecam pembakaran Al-Quran yang menurut mereka telah menghina umat muslim di seluruh dunia.

“Melalui aksi yang kami lakukan ini, kami mendesak agar pemerintah pusat Indonesia melalui Kementerian luar negeri untuk melakukan diplomasi kepada pemerintah Swedia atas tindakan pembakaran Al-Qur’an. Kami juga sejatinya mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan intensitas interaksi dengan Al-Qur’an,” Tegas Reza, Koordinator aksi.

Reza juga menekankan, Tindakan intoleransi Islamophobia yang terjadi di Swedia itu telah melukai hati seluruh umat muslim di dunia. Olehnya, Reza meminta pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah tegas terkait persoalan ini.

Sementara itu, Pantauan Tim Dulohupa.id Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. Massa aksi sendiri selain melakukan orasi juga terlihat membakar foto Rasmus Paludan, Pelaku pembakaran Al-Quran.

Sebelumnya, Sabtu 21 Januari 2023 terjadi aksi pembakaran Al-Quran yang dilakukan oleh Rasmus Paludan. Pimpinan partai sayap kanan Denmark Stam Kurs itu melakukan aksi bakar Al-Quran di depan Kantor Kedutaan Turkey di Swedia. Aksi pembakaran Alquran ini sendiri menuai protes dari para tokoh muslim di dunia.

 

 

Reporter: Kris