Dulohupa.id – Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menyebut 4 nama baru yang mengisi kursi komisaris di Bank SulutGo (BSG) adalah tokoh-tokoh yang merupakan tim sukses (TS) Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling dan Victor Mailangkay (YSK-Victory), dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut sebelumnya.
Empat komisaris baru itu hasil perombakan jajaran komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar di Kantor Pusat BSG, Manado, pada Rabu (9/4/2025).
Adhan mengatakan, dalam RUPS BSG hanya ditinjau itu hanya persoalan Komisaris, sedangkan terkait direksi itu sesuai AD/RT akan berlanjut tahun depan. Sehingga yang diganti hanya jajaran Komisasris BSG.
“Itupun bukan semua yang diganti, hanya 4 komisaris yang diganti. Mereka semua tim suksesnya Gubernur Sulut,” ujar Adhan dalam konferensi pers di rumah dinas Wali Kota, Kamis (10/4/2025).
Ke empat komisaris baru tersebut adalah:
1. Ramoy Markus Luntungan, mantan bupati Minahasa Selatan menjabat sebagai Ketua Tim Sukses (TS) YSK-Victory, menduduki posisi strategis sebagai Komisaris Utama.
2. Sam Sachrul Mamonto, mantan Bupati Bolaang Mongondow Timur, pendukung YSK-Victory menjadi Komisaris Independen.
3. Djafar Alkatiri, mantan anggota DPD RI merupakan bagian dari Tim Sukses (TS) YSK-Victory, mengisi posisi Komisaris Independen.
4. Jacklyn Koloay, mantan anggota DPRD Minahasa Selatan, Tim Sukses (TS) YSK-Victory kini menjabat sebagai Komisaris Independen. Jacklyn diketahui merupakan ipar dari Kapolda Sulut Irjen Roycke Langie.
Lanjut Adhan, Gorontalo hanya dijadikan sebagai formalitas untuk mendominasi Sulawesi utara dalam kepengurusan BSG. Padahal, pemegang saham dari Gorontalo cukup besar di bandingkan daerah-daerah di Sulawesi Utara.
Adhan juga menyayangkan sikap Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail tidak mengambil keputusan tegas dalam RUPS untuk memasukan perwakilan Gorontalo dalam jajaran komisaris.
“Kan ada dari Gorontalo yaitu saudara Feriyanto Koniyo sebelum ada pergantian, kami harap bisa dipertahankan, apalagi kepengurusan di periode ini tinggal 8 bulan. Artinya Kami minta sudara Feriyanto jangan dulu diganti,” ujar Adhan.
Wali Kota juga telah menyatakan sikap akan menarik modal/saham dari BSG dalam waktu dekat. Pemerintah Kota Gorontalo masih akan membahas dengan pihak DPRD terkait apakah akan pindah di bank lain atau akan buat bank sendiri di Gorontalo.
Reporter: Enda












