Dulohupa.id- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah di Gorontalo mulai dilaksanakan sejak 7 September 2021 kemarin. Pemberlakuan ini merujuk pada Surat Edaran nomor: 420/DIKBUDPORA/1809/SEK/2021 tentang Penunjukan Pelaksanaan Uji Coba PTM Terbatas, bagi SMA/SMK.
Namun, pembelajaran tatap muka diizinkan hanya bagi siswa dan guru yang sudah menjalani vaksinasi covid-19. Selain dari ketentuan itu, baik siswa dan guru akan belajar secara virtual.
“Pembelajaran tatap muka atau PTM untuk SMA, SMK, dam SLB di Provinsi Gorontalo mulai diberlakukan sejak 7 September kemarin, dan syaratnya harus sudah divaksin,” jelas Wahyudin Katili, Kadis Dikbudpora Provinsi Gorontalo, belum lama ini.
Menurut Wahyudin, penerapan PTM tahap awal di Provinsi Gorontalo baru diberlakukan di 31 sekolah di Provinsi Gorontalo. Dan vaksinasi jadi salah satu syarat bagi siswa maupun guru untuk melaksanakan PTM.
“Bagi yang sudah divaksin pembelajaran tatap muka akan dilakukan secara tatap muka hanya dua hari dalam satu minggu secara berturut. Pembelajaran juga hanya 2-4 jam per hari,” tutur Wahyudin kepada awak media.
Untuk model pembelajaran sendiri, kata Wahyudin, pihaknya telah mendesain model pembelajaran tatap muka secara terbatas untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di ranah pendidikan.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengatur dan menjaga siswa yang datang maupun pulang sekolah. Agar tidak terjadi kerumunan siswa,” jelasnya.
Sementara itu, jelas Kadis Dikbudpora tersebut, bagi siswa yang belum melakukan vaksinasi akan mengikuti pembelajaran secara virtual. Adapun sekolah yang belum memiliki fasilitas untuk pembelajaran secara virtual, siswanya akan diberikan tugas atau portofolio untuk dikerjakan di rumah.
“Begitu juga dengan guru yang belum divaksin. Kita belum izinkan melakukan proses pembelajaran secara tatap muka. Langkah ini dilakukan untuk mempertimbangkan faktor keamanan,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau, kepada siswa, guru, dan staf atau pegawai yang ada di lingkungan sekolah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat program pembelajaran tatap muka mulai dilaksanakan.
Reporter: Zulkifli Mangkau











