Scroll Untuk Lanjut Membaca
UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

UNG akan Terjunkan Ratusan Mahasiswa Perkuat Kemandirian Desa

×

UNG akan Terjunkan Ratusan Mahasiswa Perkuat Kemandirian Desa

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa UNG

Gorontalo – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali membuktikan komitmennya sebagai “Kampus Kerakyatan” dengan menerjunkan ratusan mahasiswa terbaiknya ke tengah masyarakat. Selama 49 hari ke depan, 292 mahasiswa pejuang akademik ini akan mendedikasikan diri untuk membawa perubahan nyata di pelosok Provinsi Gorontalo melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Pengabdian kali ini bukan sekadar rutinitas akademik. Mahasiswa akan difokuskan pada tiga sektor krusial yang menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat desa: Kemandirian Pangan, Kesehatan, dan Penguatan Ekonomi.

Kepala Pusat KKN UNG, Dr. Rosbin Pakaya, M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN yang dimulai pada 8 April hingga 23 Mei 2026 ini terbagi ke dalam dua skema besar, yakni KKN Tematik: Melibatkan 226 mahasiswa dengan fokus pada isu-isu spesifik, serta KKN Berdampak: Melibatkan 66 mahasiswa yang berorientasi pada hasil nyata yang berkelanjutan.

Ratusan mahasiswa tersebut akan tersebar di 26 desa yang mencakup wilayah Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, hingga Kota Gorontalo. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan solusi kreatif atas tantangan yang dihadapi warga setempat.

“Mahasiswa akan fokus mendukung program kemandirian di sektor pangan, kesehatan, dan ekonomi. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk memvalidasi ilmu di bangku kuliah dengan realitas di lapangan,” jelas Rosbin.

Mewakili Rektor UNG, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Mohamad Hidayat Koniyo, S.T., M.Kom., menegaskan bahwa KKN adalah instrumen penting dalam pemberdayaan masyarakat. Beliau meminta mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktif menyerap aspirasi dan melihat kondisi nyata di lapangan.

“Kehadiran mahasiswa harus benar-benar dirasakan manfaatnya. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengabdikan diri melalui keterampilan dan ilmu pengetahuan yang kalian miliki untuk membantu masyarakat desa,” pesan Hidayat.